Ensadi Joko Santoso dikenal sebagai sinematografer, sutradara, sekaligus dosen senior IKJ yang mendedikasikan hidupnya untuk dunia perfilman Indonesia. Salah satu karyanya yang merekam kekayaan budaya Nusantara adalah film pendek Kidung Bidadari - film yang menghadirkan tradisi masyarakat adat - sukses menembus beberapa festival film bertaraf internasional. Bahkan pada ajang Festival Prince of Prestige Academy Award ke-11 yang berlangsung di London film ini berhasil menyabet penghargaan sebagai Film Berbahasa Asing Terbaik.
Acara workshop berlangsung di gedung Gelanggang Generasi Muda - Jalan Merdeka Bandung ini dihadiri oleh 20 orang peserta yang berasal dari mahasiswa dan para pegiat komunitas film di kota Bandung dan sekitarnya. Selain menghadirkan sesi pelatihan, workshop ini juga menjadi ruang diskusi mengenai perkembangan perfilman di Kota Bandung.
![]() |
| sambutan Eddy D Iskandar selaku Ketua Umum Forum Film Bandung |
Terkait acara puncak Festival Film Bandung yang akan segera digelar tahun ini, Faisal Tachir selaku perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung yang hadir dan membuka acara ini turut menyampaikan dukungannya terhadap rangkaian kegiatan yang berlangsung. Ia juga mengajak para peserta untuk kembali meninjau peran penting Kota Bandung dalam rekam jejak sejarah perfilman nasional di Indonesia.
![]() |
| sambutan Faisal Tachir selaku perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata |
Dalam sambutannya, Faisal menyebutkan Bandung memiliki kedekatan yang kuat dengan sejarah industri film Tanah Air. Bahkan, film Lutung Kasarung yang dikenal sebagai salah satu film pertama di Indonesia diproduksi di kota ini. Tidak heran jika Bandung memiliki posisi yang istimewa sebagai ruang tumbuh dan berkembangnya ekosistem perfilman nasional, sekaligus menjadi tempat yang tepat untuk berbagai festival film bergengsi tahun ini.
![]() |
| sesi diskusi dengan peserta |
![]() |
| paparan materi |
Dalam penulisan skenario, ide dasar disebut sebagai ruh utama yang menjaga arah cerita tetap konsisten, mulai dari pembentukan karakter, konflik, hingga visual yang tampil di layar. Peserta juga diperkenalkan pada beberapa prinsip: “show, don’t tell” sampai pentingnya penggunaan format skenario standar industri.
.jpg)


.jpg)


