Senin, Juli 29, 2019

Inilah 6 Film Indonesia Terbaik Semester I 2019 Pilihan Sahabat FFBComm

Forum Film Bandung Community atau sering disebut dengan FFBComm adalah komunitas yang fokus pada apresiasi dan literasi perfilman. Berbagai kegiatan seperti nonton bareng, diskusi film, pelatihan menulis, pendidikan sinematografi adalah contoh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas yang bermarkas di kota Bandung ini.

Selain kegiatan offline, FFBComm juga mengadakan serangkaian program di media sosial agar bisa diikuti oleh seluruh pecinta film di Indonesia atau bahkan luar negara. Untuk mengakrabkan dan menghangatkan diri, seluruh anggota FFBComm disatukan dalam WA Grup khusus yang diberi nama 'Sahabat FFBComm'.

Nah, salah satu program di WA Grup adalah Movie Rating. Program ini boleh diikuti semua member Sahabat FFBComm dengan cara memberikan rating 0.1 - 10 pada setiap film yang ditontonnya. Dengan program ini diharapkan, FFBComm bisa memberikan rekomendasi film-film terbaik yang bisa ditonton oleh masyarakat.

Dan selama satu semester (1 Januari - 30 Juni 2019), puluhan film Indonesia berhasil dirating. Berikut enam film Indonesia yang mendapat rating tertinggi (diurut secara alfabetis) dan untuk membaca reviewnya sila klik di judul filmnya:

1. 27 Steps of May (Ravi Bharwani, Green Glow Pictures)

Sinopsis:
Delapan tahun lalu, May, 14 tahun, diperkosa oleh sekumpulan orang. Ayah May sangat terpukul dan menyalahkan dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga putrinya. Karena sangat trauma akibat insiden ini, May menarik diri sepenuhnya dari kehidupan. Ayahnya terjebak oleh perasaan bersalah yang membawanya hidup di dua dunia. Bersama May, dia adalah jiwa lembut yang mengorbankan segalanya demi kenyamanan dan keamanan putrinya, namun di ring tinju, dia adalah petinju yang bertarung untuk menyalurkan amarahnya. Sampai akhirnya seorang pesulap pindah ke rumah sebelah dan menciptakan celah kecil di dinding pelindung milik May. Pesulap itu membangkitkan rasa ingin tahu May yang kemudian membangkitkan emosinya dan membebaskan dirinya untuk bergerak maju.

Pemain: Raihaanun, Lukman Sardi, Verdi Solaeman, Ario Bayu, dll

2. Ambu (Farid Dermawan, SkyTree Pictures)

Sinopsis:
Ambu Misnah ditinggal anak perempuannya, Fatma, yang pergi dari rumah mereka di Baduy demi cintanya pada pemuda Jakarta, Nico. Fatma kemudian memiliki anak bernama Nona. Suatu hari, Fatma membawa Nona pulang ke Baduy. Polemik keluarga muncul.

Pemain: Widyawati, Laudya C. Bella, Lutesha, Baim Wong, Endhita, dll

3. Keluarga Cemara (Yandy Laurens, Visinema Pictures)


Sinopsis:
Abah sangat ingin bertahan setelah rumah dan pasca hartanya disita oleh debt collector untuk membayar hutang perusahaan kakak iparnya, dengan cara pindah sementara ke rumah di desa terpencil di Jawa Barat. Rumah itu merupakan rumah masa kecilnya, sebuah warisan dari ayahnya. Karena kasusnya kalah di pengadilan, keluarganya terancam selamanya hidup dalam kemiskinan di desa itu. Abah kini harus beradaptasi secara ekonomi bersama keluarga kecilnya, Emak, Euis yang beranjak remaja, akan mengalami menstruasi pertama serta cinta pertama; serta Cemara/Ara yang penuh semangat. Mereka juga harus menghadapi masalah-masalah keluarga yang perlahan mengguncang prinsip mereka bahwa “harta yang paling berharga adalah keluarga.”

Pemain: Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, Zara JKT48, Widuri Puteri, dll

4. Kucumbu Tubuh Indahku (Garin Nugroho, Fourcolour Films)

Sinopsis:
Kisah perjalanan hidup Juno sejak kecil hingga dewasa. Ia menjadi penari di sebuah desa di Jawa, yang terkenal sebagai desa penari lengger lanang, sebuah tarian perempuan yang dibawakan penari laki-laki. Kehidupan Juno kecil adalah kehidupan peleburan tubuh maskulin dan feminin yang terbentuk alami oleh kehidupan desa dan keluarganya. Perjalanan hidupnya selanjutnya adalah perjalanan penuh trauma kekerasan tubuh. Trauma kekerasan politk yang dialami ayahnya menjadikan Juno hidup sendiri. Kehidupan masa kecil Juno serba sendiri di desa miskin menjadikan dirinya menjadi ibu dan bapak bagi kehidupannya.  Juno melihat banyak kekerasan yang muncul di sekitarnya. Trauma pertama terhadap kekerasan dialami ketika masuk dalam group tari lengger di desanya. Kekerasan menjadikan tubuhnya harus berpindah dari satu desa ke desa lain. Perpindahan yang menjadikan Juno bertemu banyak sosok manusia, dari petinju hingga maestro penari Reog. Perpindahan ini menjadikan tubuhnya mengalami beragam trauma kekerasan, dari trauma sosial hingga trauma kekerasan politik. Sebuah perjalanan tubuh yang membawanya menemukan keindahan tubuhnya.

Pemain: Muhammad Khan, Aditya Evandra, Rianto, Randy Pangalila, Teuku Rifnu Wikana, dll

5. Mantan Manten (Farishad Latjuba, Visinema Pictures)


Sinopsis:
Sebagai manajer investasi terkenal, Yasnina punya segalanya. Kehidupan glamor, kekayaan, dan Surya, tunangan yang sangat mencintainya. Namun ketenangan hidup Yasnina harus berakhir ketika ia dikhianati oleh Iskandar dalam sebuah kasus di perusahaannya. Dalam sekejap harta Yasnina habis tak bersisa. Tak hanya itu, rencana pernikahannya dengan Surya juga di ujung tanduk. Ardy, asisten Yasnina, mengingatkan bahwa ia masih memiliki sebuah villa di Tawangmangu yang tidak disita karena belum ganti nama. Villa itu kini menjadi harapan satu-satunya Yasnina untuk bangkit lagi. Namun untuk mengambil kembali villa tersebut, Yasnina harus menjadi asisten seorang dukun manten bernama Marjanti.

Pemain: Atiqah Hasiholan, Tutie Kirana, Arifin Putra, Tyo Pakusadewo, dll

6. Terlalu Tampan (Sabrina Rochelle Kalangie, Visinema Pictures)

Sinopsis:
Witing Tresno Jalaran Soko Kulino alias Mas Kulin yang terlalu tampan selalu menghindari masuk ke sekolah regular dan memilih menghabiskan hampir 100% hidupnya di dalam rumah. Hal itu yang membuat ayahnya, Pak Archewe, ibunya, Bu Suk, dan kakaknya, Mas Okis, khawatir. Mereka menyusun skenario yang berhasil membuat Mas Kulin setuju untuk menghabiskan tahun terakhir masa SMA-nya di sekolah khusus pria, SMA Horridson. Ketampanan Mas Kulin terekspos ke dunia luar hingga hari-harinya berjalan tidak biasa: guru-guru wanita pingsan dan menjadi incaran siswi-siswi SMA BBM. Termasuk seorang gadis terlalu cantik: Amanda. Namun, di tengah semua itu, Mas Kulin menemukan Kibo dan Rere yang membuatnya percaya bahwa masih ada orang yang dapat melihat dirinya apa adanya.

Pemain: Ari Irham, Calvin Jeremy, Tarra Budiman, Nikita Willy, Rachel Amanda, dll



Source sinopsis: www.filmindonesia.or.id
Penulis: Raja Lubis
Pengolah Data: Nadia Farahnaz

List Movie Rating Contributor:


Ananda Komarudin Nadia Farahnaz
Ardityo Danoesoebroto Nunu
Arya Pratama Putra Panji Respati
Balda ZF Raditya Saputra
Dadan Erlangga Raja Lubis
Daffa Akhmad Rifyal
Dewi Mira Riza Pahlevi
Dewi Puspa Rizkywinaya Nugraha
Dwi Pria Nugraha Rully Eka Irsandi
Efi Fitriyyah Saifuddin
Febriyan Taufik Hadian
Frans Cokro Widi
Gita L. Hanafi Yulita















































































Tidak ada komentar:

Posting Komentar