Selasa, Oktober 02, 2018

Something in Between, Drama Remaja dengan Penceritaan yang Unik

11:47 AM
Rutin mempersembahkan film remaja setiap tahunnya, Screenplay Films kali ini hadir kembali lewat film Something in Between. Mendapuk pasangan Jefri Nichol dan Amanda Rawles, Something in Between telah ditonton sekitar 100 ribu penonton di minggu pertamanya.

Minggu (30/9), Nichol dan Amanda mengunjungi Bandung untuk melakukan meet & greet di Bandung Indah Plaza (BIP) dan Jatinangor Square (Jatos). Dalam kesempatan tersebut, Nichol mengaku senang melakukan promo di Bandung karena penontonnya selalu antusias. Ditambahkan Amanda, fans yang hadir membuat lelahnya ketika promo seketika hilang.

Naufal Samudra yang juga turut hadir di acara meet & greet mengaku bahagia bisa mendapat kepercayaan bermain lagi di film produksi Screenplay. Something in Between adalah film kedua bagi Naufal selepas Jailangkung 2 yang juga berakting bersama Nichol dan Amanda.

Jefri Nichol (kiri), Amanda Rawles (Tengah) dan Naufal Samudra (Kanan), tiga pemain utama Something in Between.


Something in Between sendiri bercerita tentang sosok Abi (Jefri Nichol) yang selalu dihantui mimpi-mimpi aneh. Mimpinya membuat ia terdorong untuk menemukan jawabannya dengan cara kembali ke Indonesia. Apa yang sebetulnya dicari oleh Abi?

Jika dibandingkan dengan film remaja Screenplay sebelumnya, Something in Between bisa dibilang sangat berbeda. Meski masih mengusung drama remaja dengan latar SMA, Something in Between menambahkannya dengan unsur fantasi yang membuat film menjadi unik.

Titien Wattimena dan Novia Faizal yang dipercaya menulis naskah, mampu menciptakan karakter dan cerita yang konsisten dalam semesta filmnya. Something in Between juga menjadi kesempatan emas untuk melihat performa akting Jefri Nichol dan Amanda Rawles yang semakin meningkat.

Kamu sudah nonton? Kalau belum segera ke bioskop ya, mumpung masih tayang lho.

Rabu, September 19, 2018

DAFTAR LENGKAP NOMINASI PENGHARGAAN FESTIVAL FILM BANDUNG KE-31 TAHUN 2018

11:24 PM

Nominasi Serial Televisi dan Naraserial Televisi
Festival Film Bandung 2018



Nominasi Film Televisi dan Narafilm Televisi Terpuji
Festival Film Bandung 2018


Nominasi Film dan Narafilm Terpuji
Festival Film Bandung 2018




50 Nominasi Film Impor
Festival Film Bandung 2018

DOKUMENTASI PENGUMUMAN NOMINASI FFB2018

Video Amatir Dokumentasi Pengumuman Nominasi FFB 2018 Part 1 dari 8 -> https://youtu.be/BUw_kToabQE
Video Amatir Dokumentasi Pengumuman Nominasi FFB 2018 Part 2 dari 8 -> https://youtu.be/5dM24WALALI
Video Amatir Dokumentasi Pengumuman Nominasi FFB 2018 Part 3 dari 8 -> https://youtu.be/M1DWrZYGDW8
Video Amatir Dokumentasi Pengumuman Nominasi FFB 2018 Part 4 dari 8 -> https://youtu.be/02ZZyv3j-X4
Video Amatir Dokumentasi Pengumuman Nominasi FFB 2018 Part 5 dari 8 -> https://youtu.be/IqfB2x5ei3c
Video Amatir Dokumentasi Pengumuman Nominasi FFB 2018 Part 6 dari 8 -> https://youtu.be/AHFXLYmhfXU
Video Amatir Dokumentasi Pengumuman Nominasi FFB 2018 Part 7 dari 8 -> https://youtu.be/lyZ6wf0BNSo
Video Amatir Dokumentasi Pengumuman Nominasi FFB 2018 Part 8 dari 8 -> https://youtu.be/-iD7l4VqrtA

Video Amatir Dokumentasi Pengumuman Nominasi FFB 2018 (All Videos) -> https://www.youtube.com/playlist?list=PLSWkb54k_vGDpv4YBk_jgJOlCRzQByYLz

Jumat, September 14, 2018

LAPORAN: Pengamatan Film Impor Periode 1 Agustus 2017 - 31 Agustus 2018 (Data & Statistik)

2:05 PM

Oleh Ardityo Danoesoebroto, S.Si., M.T. (Ketua Regu Pengamat Film Impor FORUM FILM BANDUNG)




List Pengamatan Film Import 1 Agustus 2017- 31 Agustus 2018 yang Beredar Di Bioskop Bandung (213 Judul Film)






Keterangan :
Jenis-Jenis Genre Film

1. LAGA
Laga adalah Jenis film yang mengandung banyak gerakan dinamis para aktor dan aktris dalam sebagian besar adegan film, seperti halnya adegan baku tembak, perkelahian, kejar mengejar, ledakan, perang dan lainnya.

2. PETUALANGAN
Petualangan adalah jenis film yang menitik beratkan pada sebuah alur petualangan yang sarat akan teka teki dan tantangan dalam berbagai adegan film.

3. ANIMASI
Animasi adalah Jenis film kartun animasi dengan berbagai alur cerita. Biasanya genre film ini memiliki sub genre hampir sama dengan genre utama film non animasi.

4. KOMEDI
Komedi adalah Jenis film yang dipenuhi oleh adegan komedi dan lelucon sebagai benang merah alur cerita film.

5. KEJAHATAN
Kejahatan adalah Jenis film yang menampilkan skenario kejahatan kriminal sebagai inti dari keseluruhan film.

6. DRAMA
Drama adalah Jenis film yang mengandung sebuah alur yang memiliki sebuah tema tertentu seperti halnya percintaan, kehidupan, sosial, dan lainnya.

7. HORROR
Horror adalah Jenis film yang berisi tentang kejadian mistis dan berhubungan dengan kejadian-kejadian yang menyeramkan dan menakutkan sebagai nyawa dari film tersebut.

8. ROMANSA/PERCINTAAN
Romansa adalah Jenis film yang berisikan tentang kisah percintaan.

9. SCI-FI
Sci-Fi (Fiksi Ilmiah) adalah Jenis film fantasi imajinasi pengetahuan khususnya yang bersifat exact yang dikembangkan untuk mendapatkan dasar pembuatan alur film yang menitikberatkan pada penelitian dan penemuan-penemuan teknologi.

10. THRILLER
Thriller adalah Jenis film yang penuh dengan aksi menegangkan dan mendebarkan dan biasanya tipe alur ceritanya biasanya berupa para jagoan yang berpacu dengan waktu, penuh aksi menantang, dan mendapatkan berbagai bantuan yang kebetulan sangat dibutuhkan yang harus menggagalkan rencana-rencana kejam para penjahat yang lebih kuat dan lebih lengkap persenjataannya.



Rating Film :
G (General Audience)
Ini adalah kode bahwa film dengan label G, bisa ditonton oleh semua umur. Film berlabel G bebas adegan-adegan tabu, kata-kata kotor, sadis, maupun obat-obatan terlarang sehingga bisa dinikmati oleh semua kalangan.

PG (Parental Guidance)
Artinya adalah Bimbingan Orang Tua. Label PG disematkan dalam film ini karena sebagian materi dalam film belum cocok ditonton oleh anak-anak di bawah umur. Ketidaksopanan film PG ini biasanya masih sebatas kata-kata kasar atau adegan bullying ringan, sehingga orang tua wajib memberikan pengertian.

PG-13 (Parental Guidance-13)
Bimbingan Orang Tua untuk anak di bawah usia 13 tahun. Tingkatan ini lebih kuat kebutuhannya akan dampingan orang tua di banding sekedar PG saja, karena adegan-adegan tak sopan dalam film ber-rating PG-13 biasanya rentan ditiru oleh anak-anak di bawah usia tersebut. 

R (Restricted)
Film-film berlabel R adalah film yang diperuntukkan bagi usia 17 tahun ke atas. Bahkan film kartun atau animasi pun terkadang ada yang berlabel R. Di sinilah pentingnya orang tua memahami kode rating film.

NC-17 (No One and Under Admitted)
Bahkan mereka yang sudha berumur 17 tahun pun disarankan untuk jangan dulu menonton film ini sebelum usia yang lebih dewasa. Film berlabel NC-17 sarat adegan-adegan mengerikan yang belum cocok ditonton di bawah usia 17 tahun, yang ditayangkan secara gamblang.

Nb. Pengelompokan FFB menggabungkan G & PG Menjadi Rating PG, PG-13 Tetap PG-13, dan R & NC-17 menjadi Rating R, sehingga hanya ada 3 pengelompokan genre, ini dilakukan karena sangat sedikitnya film bergenre "semua umur" atau G dan bahkan film rating "diatas umur 21" atau NC-17 hampir jarang sekali.  

Sumber :
www.imdb.com
sinemapedia.com