Kamis, Agustus 16, 2018

Film Sebelum Iblis Menjemput Ajang "Balas Dendam" Pevita Pearce

2:29 PM

     Hari ini, film Sebelum Iblis Menjemput memasuki hari ke-8 penayangannya sekaligus awal untuk bertarung di weekend kedua bersama film Indonesia lain yang mulai tayang hari ini. Menurut data filmindonesia.or.id, Sebelum Iblis Menjemput meraih 271.795 penonton per Minggu, 12 Agustus 2018. Perolehan jumlah penonton ini masih akan terus melaju mengingat layar yang ada masih mengungguli film Indonesia lainnya. Di Cinema 21 Bandung, Sebelum Iblis Menjemput masih tayang di 8 dari 9 bioskop dengan total sebanyak 44 show per hari ini. 

     Sky Media selaku rumah produksi utama, mengaku senang film Sebelum Iblis Menjemput diapresiasi positif oleh warganet. Meski tak ada target utama jumlah penonton, Sky Media berharap film Sebelum Iblis Menjemput masih akan terus bertambah jumlah penontonnya sebagai bonus kerja keras seluruh kru dan pemain selama ini.

     Pevita Pearce, salah satu pemeran utama film ini justru mengaku Sebelum Iblis Menjemput adalah ajang "balas dendam". Lho kok?

     Dalam kesempatan jumpa fans pada Senin lalu, 13 Agustus 2018 di Mall Bandung Indah Plaza, Pevita Pearce berbagi cerita mengenai film Sebelum Iblis Menjemput. Baginya, peran Maya adalah tantangan baru baginya. Memendam hasrat ingin bermain dalam film Timo Tjahjanto sudah dilakukan Pevita sejak 2011. Diakuinya, ia datang kepada Timo dan bilang "Saya ingin gila". Saat itu menurutnya, Timo berpikir Pevita hanyalah bocah kecil. Kesempatan datang pada tahun ini, bahkan langsung diduetkan dengan teman baiknya, Chelsea Islan, dalam film Sebelum Iblis Menjemput.

Pevita Pearce, pemeran Maya dalam film Sebelum Iblis Menjemput


     Sebelum film ini, Sky Media memproduksi film Buffalo Boys yang animonya cukup tinggi sejak rilis trailer. Namun sejak ditayangkan di bioskop pada 19 Juli 2018, Buffalo Boys justru mendapat jumlah penonton berbanding terbalik dengan ramainya perbincangan di media sosial. Hingga akhir penayangannya, film Buffalo Boys, bahkan tidak menyentuh angka 200ribu penonton. Dengan desain produksi yang mewah serta deretan aktor berkelas, wajar jika ada sedikit kekecewaaan yang dirasakan Pevita Pearce.

     Mendapati jumlah penonton Sebelum Iblis Menjemput melewati jumlah penonton Buffalo Boys bahkan hanya dalam 4 hari penayangannnya, membuat Pevita Pearce berujar, "ini balas dendam saya". 

     Jika balas dendam dari sudut pandang Pevita adalah mengenai jumlah penonton, ada satu sudut pandang lain yang juga bisa dikatakan balas dendam, yakni akting Pevita itu sendiri. Semenjak rilis trailer yang memuat adegan berdarah di wajah Pevita, sontak banyak yang berharap Pevita menyuguhkan performa yang beda dari film-film sebelumnya. Harapan tinggallah harapan. Pevita dalam Buffalo Boys yang berperan sebagai Kiona justru masih memegang kunci drama yang membuat aktingnya tidak kemana-mana meski tak bisa dikatakan buruk.

     Seakan menyadari hal itu, Kiona yang lembut mengubah menjadi Maya yang ketakutan, galau dan insecure dalam Sebelum Iblis Menjemput. Hanya di film ini, kita akan menikmati bagaimana Pevita membunuh orang dengan sadis, tertawa gila, dan menjadi sosok yang tentu akan membuat kita lupa terhadap Hayati. Di sinilah Pevita Pearce balas dendam sebagai seorang aktor. 

      Penasaran bagaimana "balas dendam" Pevita Pearce dalam Sebelum Iblis Menjemput? Segera tonton di bioskop terdekat!

Senin, Agustus 06, 2018

Kolaborasi Chelsea Islan & Pevita Pearce di "Sebelum Iblis Menjemput" adalah Nikmat yang Tak Bisa Didustakan

4:23 PM
     Kontroversi perihal aktor wanita Indonesia yang hanya bermodal cantik saja sempat terjadi beberapa waktu lalu. Berawal dari pernyataan seorang sutradara kondang tanah air lalu diramaikan oleh selebriti dan berbagai media. Bisa jadi benar bisa juga tidak. Mari kita lihat dua aktor muda ini, apakah mereka hanya bermodal cantik saja atau juga memiliki kemampuan akting yang mumpuni?

     Chelsea Islan dan Pevita Pearce. Keduanya sama-sama pernah menggenggam piala Pemeran Utama Wanita Terpuji Festival Film Bandung. Lebih dahulu Pevita Pearce yang menyabet piala tersebut pada tahun 2014 lewat film Tenggelamnya Kapal van Der Wicjk, 2 tahun kemudian Chelsea Islan menyusulnya lewat film Rudy Habibie. Uniknya, saat kemenangan Chelsea Islan, justru Pevita menjadi salah satu pesaingnya lewat film Aach Aku Jatuh Cinta. Nah, dari fakta ini jelas, keduanya adalah aktor yang aktingnya patut mendapat pujian.

     Dua tahun kemudian, tepatnya Agustus 2018, keduanya beradu akting dalam film horor mixed thriller, SEBELUM IBLIS MENJEMPUT. Selain menjadi film horor pertamanya, keduanya didapuk sebagai pemeran utama. Jelas Chelsea & Pevita dalam satu frame adalah nikmat yang tak bisa didustakan. Bagi kaum adam, alasan ini sudah cukup untuk membuat ringan kaki melangkah ke bioskop. 

Lalu bagaimana kiprah mereka dalam film yang disutradarai oleh Timo Tjahjanto ini?

     Sebelum Iblis Menjemput menceritakan pengalaman Alfie (Chelsea Islan) seorang perempuan muda yang dihantui masa lalunya yang kelam. Ketika ayahnya yang terasingkan (Ray Sahetapy) koma karena gejala penyakit misterius, dia memutuskan untuk mendatangi villa yang sering didatangi ayahnya. Di sana Alfie berusaha mencari tahu apa yang terjadi kepada ayahnya dan ibunya yang dulu meninggal secara janggal. Di sana jugalah ia bertemu dengan Maya (Pevita Pearce) saudaranya yang mempunya agenda tersendiri.

     Saya berkesempatan nonton Gala Premiere yang berlangsung di XXI Empire BIP, Sabtu malam, 4 Agustus 2018 show terakhir yakni 21.30. Bandung ini adalah kota kedua setelah Jakarta yang melangsungkan pre-screening sebelum filmnya tayang reguler di bioskop mulai Kamis, 9 Agustus 2018.

Tiket Sebelum Iblis Menjemput. (doc: pribadi)


     Tidak menyesal saya, malam-malam pergi ke BIP. Keluar bioskop hampir tengah malam membawa banyak kejutan yang dihadirkan Sebelum Iblis Menjemput. Chelsea Islan melakoni perannya dengan sangat baik dan totalitas dalam film ini. Meski begitu, kejutan terbesar datang dari Pevita Pearce. Hampir susah saya melepaskan sosok Hayati dari seorang Pevita Pearce. Namun, Timo berhasil mengubah Pevita menjadi sosok Maya yang berbeda. Ada banyak scene mereka akan beradu satu frame dalam kegilaan yang hakiki. Hanya di Sebelum Iblis Menjemput kita akan melihat kedua aktor ini "kehilangan akal sehat". Ditambah gila dengan hadirnya Karina Suwandi yang berperan sebagai ibu mereka. 

     Sebelum Iblis Menjemput jelas membawa saya pada pengalaman menonton horor yang beda. Darah, pembunuhan dan adegan sadis khas Timo Tjahjanto hadir di film ini. Jika kalian senang dan suka menonton film Rumah Dara, Killers atau sejenisnya, maka melewatkan Sebelum Iblis Menjemput adalah suatu kesalahan besar. Meski adegan berdarahnya tidak sesadis dan seintens Rumah Dara, Sebelum Iblis Menjemput berhasil membuat nuansa tegang dan seram berkat visualisasi iblis yang memang menyeramkan. Dibidik oleh penata kamera Batara Goempar lalu dipadu musik oleh Fajar Yuskemal, Sebelum Iblis Menjemput menjadi sajian yang menegangkan bahkan sejak awal film dimulai. Lihat saja nanti bagaimana iblis itu muncul di kolong kasur dan di-framing secara close up, Alfie aja sampai pingsan.

     Acara Gala Premiere turut pula dihadiri oleh Chelsea Islan (yang sayangnya tidak didampingi Pevita Pearce), Samo Rafael dan Ruth Marini ini dimulai dengan press conference bersama media Bandung pada sore harinya. Dalam kesempatan tersebut, Chelsea mengungkapkan ia tertarik dalam project Sebelum Iblis Menjemput karena naskah yang ditawarkan berbeda dari film horor lainnya yang pernah datang kepadanya. Selain itu ia juga ingin membuktikan bahwa menjadi aktor itu bukan hanya fisik semata melainkan juga kerja keras dan totalitas.

Chelsea Islan (tengah) didampingi Samo Rafael (kiri) dan Ruth Marini (kanan) berfoto bersama seusai press conference bersama media lokal Bandung. (doc: pribadi)


     Ruth Marini yang berperan sebagai dukun sekaligus acting coach dalam film ini mengaku senang bisa bekerjasama dengan aktor-aktor hebat sekelas Chelsea Islan dan Pevita Pearce. Ia pun memuji Chelsea secara langsung sebagai aktor muda yang rendah hati mau menerima ilmu baru meski  posisinya sebagai aktor terkenal dengan segudang penghargaan.

     Senada dengan Ruth Marini, saya pun melihat bahwa film yang diproduksi oleh Sky Media yang bekerjasama dengan Legacy Pictures dan Ideate Media ini adalah peluang untuk para aktornya meraih penghargaan. Selain itu pula, hadirnya Sebelum Iblis Menjemput seakan memecundangi film horor lain yang tayang tahun ini yang sepertinya dikerjakan asal-asalan. -Aku Hambamu-


Oleh : Raja Lubis (Komandan FFBComm)


Senin, Juli 16, 2018

Menyelami Rahasia Remaja Bersama R - Raja, Ratu & Rahasia

8:07 AM



     Sudah bukan rahasia lagi bahwasanya kepopuleran novel remaja mampu menarik minat pembuat film untuk merealisasikan kesuksesannya ke layar lebar. Tentu dengan harapan meraih taraf pencapaian yang sama, kalau tidak melebihi. Mengekor Dear Nathan (2017) yang besar dari Wattpad sehingga dibukukan, Starvision Plus kali ini menggandeng karya penulis, Wulanfadi, yang juga berawal dari platform penulisan yang sama dan sudah punya penggemar yang sejak 2016 udah tidak sabar menanti filmnya.

     Lika-liku kehidupan anak SMA yang dadanya bergelora oleh hasrat namun lebih nyaman untuk memendamnya disajikan sebagai lapangan bermain cerita R - Raja, Ratu & Rahasia. Adalah Ratu, nama seorang cewek yang baru saja ditinggal pergi untuk selamanya oleh kedua orangtua. Ratu yang merasa hatinya kesepian, bergabung dengan komplotan rahasia di sekolahnya, dalam usahanya mengisi kembali lubang kosong di hidupnya tersebut. Masalah timbul ketika sahabat masa kecil Ratu, cowok pebasket bernama Raja, menghimpun benci teramat sangat terhadap komplotan tersebut. Ratu kini harus bermain rahasia agar keikutsertaannya sebagai anggota tidak diketahui oleh Raja karena ia tidak akan sanggup jika satu lagi orang yang ia sayangi pergi meninggalkannya.

     Materi cerita ini diserahkan kepada Haqi Achmad (Ada Cinta di SMA) yang sudah malang melintang di ranah penyaduran cerita teenlit ke dalam skenario film. R – Raja, Ratu & Rahasia sudah barang tentu akan kuat sekali menguarkan pesona remaja, lengkap dengan konflik cinta dan persahabatan yang mewarnainya. Sutradara Findo Purnowo pun memastikan film tidak akan keluar dari jalurnya, sebagai sebuah cerita untuk remaja.

Sumber: IG @rajaraturahasia

     R- Raja, Ratu & Rahasia akan ramai oleh celoteh anak muda dengan canda-candaan khas mereka pun persaingan yang sebenarnya sepele namun tampak begitu  menekan jika dilihat dalam balutan seragam putih abu yang akan memberikan sensasi manis-manis nostalgia kepada penonton yang lebih dewasa. Karena cinta itu urusan yang tak lekang oleh waktu, semua orang pasti pernah merasakan dan mengerti pentingnya menyimpan suatu hal ke dalam diri sendiri, karena takut hidup akan berubah begitu rahasia tersebut terbongkar.


     Perbedaan dengan drama cinta remaja lain, R – Raja, Ratu & Rahasia mengeksplorasi gelisah tokoh utamanya lewat treatment efek visual sehingga penonton benar-benar mengalami ketakutan yang sang tokoh rasakan. Film ini juga punya persoalan tentang kelompok rahasia yang tidak ditemukan pada cerita remaja kebanyakan.

     Masih tergolong pendatang baru, Ratu adalah peran kedua yang diterima oleh Aurora Ribero, dan dia sudah siap menunjukkan kemampuan akting sebagai remaja yang memendam ketakutan dan mengekspresikannya tanpa banyak berkata-kata. Menemani Aurora, akan ada pesona Brandon Salim sebagai Raja yang sekilas tampak keras, akan tetapi dia sangat peduli terhadap teman-temannya. 

      Selain mereka berdua, masih ada pemain-pemain muda lainnya seperti Zulfa Maharani, Jeff Smith, Teuku Ryzki, Bella Graceva, Dimas Beck, Sheila Dara Aisha yang turut meramaikan film ini. Kehadiran bintang-bintang yang sudah cukup senior seperti Ira Wibowo, Marcellino Lefrant, Rina Hasyim yang tokoh-tokohnya tak diantagoniskan oleh tokoh anak muda membuat film semakin menyenangkan. Bahkan Asri Welas akan membuat semua masalah sejenak lepas oleh tawa.

FFB dan pemain R- Raja, Ratu & Rahasia berfoto bersama di area ticketing XXI Empire Bandung Indah Plaza


      Rombongan FFB (Forum Film Bandung) pun menghadiri acara nonton bareng pada Sabtu, 14 Juli 2018 show ke-4 pukul 18.45 WIB di XXI Empire Bandung Indah Plaza. Dari pantauan tim FFB terlihat antusias penonton yang begitu menggembirakan. Sederet pemain yang ikut hadir dikerubungi tanpa henti oleh para fansnya. Saat menonton pun, mereka ikut tertawa dan haru menemani para tokoh.

     Psst! Sekarang kita buka satu rahasia: film ini sudah tayang di bioskop-bioskop kesayangan, jadi jangan tunggu lagi, ajak segera orang tercinta untuk menyaksikan R – Raja, Ratu & Rahasia bersama-sama.