Selasa, Februari 06, 2018

Keseruan Meet and Greet dan Screening Film London Love Story 3 di Bandung

5:27 PM
Sebelum dijadwalkan tayang secara serentak di seluruh bioskop Indonesia tanggal 8 Februari 2018, film London Love Story 3 menggelar roadshow pertamanya di kota Bandung pada hari Jumat, 1 Febuari 2018. Menghadirkan salah satu pemain, Derby Romero, sebagai bintang tamu, tim Screenplay mengadakan acara konferensi pers bersama media dan meet and greet di XXI BIP, Jalan Merdeka, Bandung.

Film London Love Story 3 yang masih dibintangi oleh Dimas Anggara (Dave), Michelle Ziudith (Caramel) dan Ramzy yang memainkan karakter Sam, menghadirkan karakter baru yaitu dokter Rio yang dimainkan oleh Derby Romero. Tidak seperti kebanyakan image mainstream dokter yang identik dengan serius dan galak, dalam film London Love Story 3 ini Rio diceritakan sebagai dokter yang nyeleneh, suka bercanda namun tetap professional ketika sedang berpraktik.

Film London Love Story 3 adalah jawaban dari semua teka-teki dari 2 film sebelumnya di mana Dave dan Caramel lebih dewasa dalam menjalani hubungan keduanya. Setelah Cara lulus kuliah, Dave berencana melamar gadis yang dicintainya itu. Gayung bersambut, restu dari ibunya Cara sudah dikantongi. Sebelum melangsungkan pernikahan, keduanya menikmati lebih dulu jalan-jalan di Bali. Di sini lah secara tidak sengaja Cara bertemu dengan Rio yang terus berusaha mendekati Cara.

Jika Cara dan Dave masih bisa tertawa geli merespon ulah Sam, tidak demikian halnya dengan kehadiran Rio. Sikap Rio yang terkesan slebor dan urakan bukan saja membuat Cara merasa tergganggu namun juga menyulut emosi Dave. Belum selesai menghadapi gangguan dari Rio, sesuatu terjadi pada Cara dan mengganggu rencana pernikahan mereka berdua.

Mengambil lokasi syuting di London, Jakarta dan Bali, film London Love Story bukan saja fokus pada adu acting yang dimainkan oleh Dimas Anggara dan Michele ZIudith. Kelucuan Sam yang suka merecoki dan usilnya dokter Rio yang membuat kesal Cara mewarnai alur film dan sukses memancing tawa. Dalam adegan lainnya, penonton di XXI BIP yang berkesempatan nonton lebih dulu sebelum jadwal resmi dibuat larut dalam situasi yang mengharu biru ketika Cara dan Dave dilanda masalah.

Dalam sesi konferensi pers kemarin, Derby Romero menceritakan salah satu alasannya menerima peran sebagai dokter Rio. Bagi pemeran Sadam dalam film Petualangan Sherina ini, peran dokter yang dimainkannya adalah karakter yang nyata dan dekat dalam kehidupan sehari-hari. Selain memang mempunyai rekan yang berprofesi sebagai dokter, film Patch Adam (1998) yang dibintangi mendiang Robin Williams pun menjadi salah satu rujukannya untuk mendalami peran dokter Rio.

Walau hanya menghadirkan Derby Romero, tidak menghalangi antusias para pengunjung untuk mengikuti meet and greet. Tanya jawab dan door prize yang digelar sebelum nonton bareng berlangsung pun dipadati oleh para ABG yang memang sudah menantikan acara ini. Rencananya, setelah di Bandung, Screenplay menjadwalkan 4 kota lainnya dalam rangkaian promo filmnya yaitu Makasar, Jakarta, Surabaya dan Medan.

Kamis, Desember 28, 2017

'Surat Cinta untuk Starla the Movie' Tayang Mulai Hari Ini

2:38 PM



     Setelah malang melintang dalam versi web series, film nasional bertajuk Surat Cinta Untuk Starla (SCUS) akhirnya secara resmi tayang mulai hari ini, 28 Desember 2017 di seluruh bioskop di Indonesia. Terinspirasi dari lagu dengan judul yang sama, rumah produksi Screenplay Films dan Legacy Pictures kembali membidik segmen remaja sebagai penonton utamanya. 

    H-1 jelang penayangan resminya, 3 pemain dari film ini yaitu Jefri Nichol, Caitlin Halderman dan Ricky Cuaca mengunjungi kota Bandung dalam rangka meet & greet dan nonton bareng bersama para fansnya di XXI Empire Bandung. Sebelumnya, SCUS juga sudah melakukan rangkaian tur yang sama ke 3 kota lainnya di Indonesia yakni Jakarta, Surabaya dan Makasar.

Jefri Nichol (Kiri), Caitlin Halderman (tengah) dan Ricky Cuaca (kanan) berfoto bersama di acara press conference Surat Cinta untuk Starla the Movie


     Jefri Nichol yang memerankan karakter Hema tetap merasakan tantangan tersendiri dalam film ini meski sebelumnya sudah banyak bermain dalam genre yang sama. Film SCUS bukan hanya sekadar bercerita tentang jalinan cinta khas remaja. Di bawah arahan sutradara Rudi Aryanto, tokoh Hema yang diperankannya juga mempunyai cara yang unik untuk mengekspresikan rasa cintanya pada alam lewat mesin ketik klasiknya. Isu tentang penebangan hutan juga mewarnai konflik cerita yang melibatkan masa lalu Hema dan Starla (diperankan oleh Caitlin Halderman). 

     Dalam waktu 16 hari yang dipergunakan untuk syuting di beberapa kota termasuk Bandung diantaranya, baik Jefri maun Caitlin tidak merasakan kesulitan untuk membangun chemistry dan menjadikan film ini sebagai salah satu yang layak ditonton. Lewat teaser dan promosi yang gencar di media sosial, film SCUS ini berhasil menyedot antusiasme para fansnya. Terbukti pada acara nonton bareng kemarin, 4 studio XXI Empire BIP terisi, belum lagi massa yang memenuhi arena food court BIP tempat meet & greet digelar.

Suasana meet & greet yang sudah dipenuhi oleh para fans Surat Cinta untuk Starla, meski para pemain belum hadir ke lokasi


Di tengah ramainya film nasional yang tayang di bioskop pada akhir tahun 2017 ini, SCUS optimis bisa bersaing dan mempunyai penontonnya sendiri. Baik dari para remaja yang merupakan fans setianya, maupun penonton dewasa yang sudah kepalang dibuat jatuh cinta dan penasaran dengan lagunya di kanal youtube yang sudah mendapatkan 180 juta lebih viewers.

 Apakah sahabat FFB juga sudah memasukan film Surat Cinta Untuk Starla ini dalam daftar film yang akan ditonton?

Rabu, Desember 20, 2017

Magic Hour the Series Siap Tayang 18 Desember 2017 hanya di Iflix

11:26 AM
MHTS_Cover
Kesuksesan film Magic Hour (2015) yang mendapat 850ribu penonton di bioskop berlanjut ketika film ini dirilis di salah satu platform nonton digital, Iflix, pada tahun 2016. Magic Hour mendapatkan antusias penonton hingga 230ribu unique viewers dengan jumlah menit menonton mencapai 13.700.000 menit. Berkaca dari kesuksesan tersebut, Screenplay Films selaku produser Magic Hour bekerjasama dengan Iflix membuat Magic Hour the Series.

Minggu, Oktober 22, 2017

Daftar Lengkap Pemenang Festival Film Bandung Ke-30 Tahun 2017

4:04 PM

(I) Pemenang Serial Televisi dan 
Naraserial Televisi











(II) Pemenang Film Televisi dan Narafilm Televisi Terpuji
















(III) Pemenang Film dan Narafilm Terpuji























(IV) Pemenang LIFETIME ACHIEVEMENT 




(V) Pemenang


Film Impor