Minggu, Januari 13, 2019

Diangkat dari Serial Televisi Populer, Preman Pensiun Siap Tayang pada 17 Januari 2019

8:49 AM


Serial Preman Pensiun yang ditayangkan di RCTI sempat populer pada tahun 2015. Kepopuleran tersebut disinyalir karena Preman Pensiun menawarkan variasi baru dalam dunia sinetron Indonesia yang sebagian besar masih berkutat pada drama cinta. Serial produksi MNC Pictures ini malah hadir dengan cerita sederhana yakni tentang kehidupan preman yang akhirnya pensiun dari bisnis yang dijalaninya.Salah satu tokohnya adalah Kang Muslihat (Epy Kusnandar) yang lebih memilih usaha pembuatan kecimpring setelah pensiun dari bisnis preman.

Dengan berlatar Sunda, serial yang sering menduduki rating satu ini berhasil meraih penghargaan Serial Televisi Terpuji di Festival Film Bandung 2015. Tidak hanya itu, salah satu keberhasilan yang ditunjukkan oleh Preman Pensiun adalah fanbase yang besar terutama di Jawa Barat. Bahkan masyarakat luas lebih mengenal karakter yang dimainkan para pemerannya dibandingkan nama asli mereka sendiri.

Berbekal segudang kelebihan tersebut, MNC Pictures berasosiasi dengan ANP Films mencoba mengangkat serial Preman Pensiun ke layar lebar. Film ini akan melanjutkan kisah dari serialnya yakni setelah tiga tahun kepergian Kang Bahar (alm. Didi Petet).

Suasana teras XXI Ciwalk yang dipenuhi oleh penonton yang sudah tak sabar ingin menyaksikan Preman Pensiun/via MNC Pictures
Sebagai bagian dari upaya mengobati rindu para penggemarnya yang sebagian besar tersebar di Jawa Barat, Preman Pensiun melangsungkan Gala Premiere di XXI Cihampelas Walk Bandung pada Sabtu, 12 Januari 2019. Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh seluruh pemain dan kru Preman Pensiun. Mulai dari pemeran utama, pemeran pendukung hingga extras menghadiri acara tersebut. Terasa sekali nuansa kekeluargan yang terlihat di antara para pemeran Preman Pensiun.

Acara semakin meriah karena Gala Premiere tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beserta istri. Dalam sambutannya, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa Bandung dan Jawa Barat sangat mendukung industri perfilman salah satunya dengan mempersilakan para produser untuk melakukan syuting di wilayah Jawa Barat.

Tak hanya hadir dan menyampaikan sambutan, Ridwan Kamil pun menyempatkan untuk menonton filmnya. Lalu apa tanggapan Ridwan Kamil selepas menonton Preman Pensiun?

"Pesan Preman Pensiun sangat mendalam tentang tanggung jawab. Siapa yang berbuat dia harus punya pertanggungjawaban dan tentunya ini menjadi hikmah buat kita yang nonton. Tadi banyak juga ketawa-ketawanya, receh istilahnya, tapi diangkat menjadi sesuatu yang menyenangkan. Ada sedihnya juga karena endingnya juga tentu berdinamika", begitulah kesan pertama Ridwan Kamil terhadap Preman Pensiun.

Ridwan Kamil dengan berbusana santai ikut menghadiri Gala Premiere Preman Pensiun/via MNC Pictures
Selain dari Ridwan Kamil, Raja Lubis selaku perwakilan dari Forum Film Bandung yang juga turut menghadiri acara tersebut mengungkapkan bahwa Preman Pensiun adalah film yang berlatar Sunda dan terasa dekat dengan keseharian orang Sunda: Bandung dan Jawa Barat pada umumnya. Selain itu, Preman Pensiun tetap mempertahankan ciri khas serialnya salah satunya dengan cut to cut dari satu adegan ke adegan lain tanpa menghilangkan konteks adegan itu sendiri. Dan itu sesuatu yang segar dalam perfilman Indonesia.

Pihak produser berharap film arahan Aris Nugraha ini dapat diterima khususnya oleh masyarakat Jawa Barat. Terlebih seluruh pemain adalah asli Jawa Barat dan syuting pun sepenuhnya dilakukan di Jawa Barat. Meski begitu Preman Pensiun pun tetap bisa dinikmati oleh masyarakat di luar Jawa Barat karena film tetap menggunakan bahasa Indonesia.

Para Pemeran Preman Pensiun berfoto bersama seusai Gala Premiere yang berlangsung di XXI Ciwalk pada 12 Januari 2019/via MNC Pictures

Kamu yang penasaran dengan Preman Pensiun, tandai kalender kamu karena film ini akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 17 Januari 2019. Tong hilap nya!



 

Sabtu, November 24, 2018

Daftar Lengkap Pemenang Festival Film Bandung Ke-31 Tahun 2018, The Flower Power

4:44 PM
(I) Pemenang Serial Televisi dan Naraserial Televisi








(II) Pemenang Film Televisi dan Narafilm Televisi Terpuji





(III) Pemenang Film dan Narafilm Terpuji
















(IV) Penghargaan Khusus




(V) Lifetime Achievement Award