Sabtu, Januari 19, 2019

Menggelar Pemutaran Perdana di Bandung, Film Orang Kaya Baru Disambut Antusias Penonton

3:42 PM

Raline Shah is back. Setelah pada tahun 2018 tidak muncul di layar lebar, artis peraih Pemeran Pembantu Wanita Terpuji FFB 2015 ini hadir kembali lewat film terbarunya, Orang Kaya Baru.

Filmnya sendiri akan bercerita tentang keluarga sederhana yang terdiri dari Bapak (Lukman Sardi), Ibu (Cut Mini) serta tiga anaknya yaitu Duta (Derby Romero), Tika (Raline Shah), dan Dodi (Fatih Unru). Mereka adalah keluarga yang hidup pas-pasan dan apa adanya. Namun begitu, mereka tetap kompak dan saling menjaga satu sama lain. Masing-masing dari mereka juga punya keunikan sendiri. Misalnya karakter Bapak yang selalu riang gembira walau tidak ada uang atau karakter Tika yang pulang pergi kuliah menggunakan kendaraan umum (metromini).

Namun kebiasaan tersebut berubah total semenjak Bapak meninggal. Kenapa demikian? Hal ini terkait dengan rahasia penting yang disimpan Bapak. Diketahui Bapak memiliki harta yang banyak dan diwariskan kepada anak dan istrinya. Alhasil mereka menjadi 'orang kaya baru' yang bisa membeli apa saja yang mereka inginkan.Tapi di saat seperti inilah ujian datang menghampiri mereka.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya?



Untuk memperkenalkan Orang Kaya Baru ke masyarakat luas, pihak rumah produksi Screenplay Films mengadakan special screening di kota Bandung. Acara diselenggarakan pada Jumat, 18 Januari 2019 di XXI Trans Studio Mall pada pukul empat sore.

Dalam kesempatan tersebut tentu hadir sang bintang utama Raline Shah yang juga ditemani pemain lainnya seperti Refal Hady, Fatih Unru, dan Millane Fernandez.

"Film ini ditujukan kepada semua orang, saya rasa film ini lebih kepada filosopi hidup yakni tentang kebersamaan sebuah keluarga. Harta memang bisa mengubah kondisi tapi jika tidak digunakan dengan baik malah bisa merusak hidup", begitulah pembuka Raline ketika ditemui awak media dalam press conference yang berlangsung sebelum special screening dimulai.



Selepas press conference bersama awak media, para pemain langsung menuju bioskop untuk menyapa para penonton yang sudah siap menjadi orang pertama yang menyaksikan Orang Kaya Baru. Ya, karena Bandung adalah kota pertama yang dipilih oleh film yang berasosiasi dengan Legacy Pictures ini. Bahkan special screening ini lebih dulu dibanding Gala Premiere-nya di Jakarta yang akan berlangsung beberapa hari setelahnya.

Atas hal tersebut, sangat wajar jika antusiasme penonton begitu besar apalagi mereka bisa berfoto dengan artis idolanya. Melihat hal tersebut, Millane Fernandez mengaku senang dan bangga bisa mengunjungi Bandung. Baginya Bandung selalu memberikan kenangan unik setiap kali ia berkunjung ke kota yang dikenal dengan julukan kota kembang ini.

Tapi...selain acara special screening yang meriah ada satu fakta menarik dari film ini yang harus kamu tahu. Apa itu? Rupanya Orang Kaya Baru ditulis oleh Joko Anwar berdasarkan cerita masa kecilnya yang berandai-andai apabila ia memiliki ayah yang super kaya. Wah menarik bukan?

Di film ini sendiri, Joko Anwar hanya bertindak sebagai penulis naskah sementara penyutradaraan diserahkan pada Ody C. Harahap. Ody sendiri bisa dibilang salah satu sutradara yang piawai dalam menangani genre drama komedi keluarga, genre diusung oleh Orang Kaya Baru. Beberapa film seperti Kapan Kawin? (2015), Me vs Mami (2016), dan Sweet 20 (2017) adalah contohnya.

Bagi kamu yang penasaran dan tertarik nonton, jangan lupa Orang Kaya Baru akan mulai tayang pada 24 Januari 2019 di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. 

 

Minggu, Januari 13, 2019

Diangkat dari Serial Televisi Populer, Preman Pensiun Siap Tayang pada 17 Januari 2019

8:49 AM


Serial Preman Pensiun yang ditayangkan di RCTI sempat populer pada tahun 2015. Kepopuleran tersebut disinyalir karena Preman Pensiun menawarkan variasi baru dalam dunia sinetron Indonesia yang sebagian besar masih berkutat pada drama cinta. Serial produksi MNC Pictures ini malah hadir dengan cerita sederhana yakni tentang kehidupan preman yang akhirnya pensiun dari bisnis yang dijalaninya.Salah satu tokohnya adalah Kang Muslihat (Epy Kusnandar) yang lebih memilih usaha pembuatan kecimpring setelah pensiun dari bisnis preman.

Dengan berlatar Sunda, serial yang sering menduduki rating satu ini berhasil meraih penghargaan Serial Televisi Terpuji di Festival Film Bandung 2015. Tidak hanya itu, salah satu keberhasilan yang ditunjukkan oleh Preman Pensiun adalah fanbase yang besar terutama di Jawa Barat. Bahkan masyarakat luas lebih mengenal karakter yang dimainkan para pemerannya dibandingkan nama asli mereka sendiri.

Berbekal segudang kelebihan tersebut, MNC Pictures berasosiasi dengan ANP Films mencoba mengangkat serial Preman Pensiun ke layar lebar. Film ini akan melanjutkan kisah dari serialnya yakni setelah tiga tahun kepergian Kang Bahar (alm. Didi Petet).

Suasana teras XXI Ciwalk yang dipenuhi oleh penonton yang sudah tak sabar ingin menyaksikan Preman Pensiun/via MNC Pictures
Sebagai bagian dari upaya mengobati rindu para penggemarnya yang sebagian besar tersebar di Jawa Barat, Preman Pensiun melangsungkan Gala Premiere di XXI Cihampelas Walk Bandung pada Sabtu, 12 Januari 2019. Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh seluruh pemain dan kru Preman Pensiun. Mulai dari pemeran utama, pemeran pendukung hingga extras menghadiri acara tersebut. Terasa sekali nuansa kekeluargan yang terlihat di antara para pemeran Preman Pensiun.

Acara semakin meriah karena Gala Premiere tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beserta istri. Dalam sambutannya, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa Bandung dan Jawa Barat sangat mendukung industri perfilman salah satunya dengan mempersilakan para produser untuk melakukan syuting di wilayah Jawa Barat.

Tak hanya hadir dan menyampaikan sambutan, Ridwan Kamil pun menyempatkan untuk menonton filmnya. Lalu apa tanggapan Ridwan Kamil selepas menonton Preman Pensiun?

"Pesan Preman Pensiun sangat mendalam tentang tanggung jawab. Siapa yang berbuat dia harus punya pertanggungjawaban dan tentunya ini menjadi hikmah buat kita yang nonton. Tadi banyak juga ketawa-ketawanya, receh istilahnya, tapi diangkat menjadi sesuatu yang menyenangkan. Ada sedihnya juga karena endingnya juga tentu berdinamika", begitulah kesan pertama Ridwan Kamil terhadap Preman Pensiun.

Ridwan Kamil dengan berbusana santai ikut menghadiri Gala Premiere Preman Pensiun/via MNC Pictures
Selain dari Ridwan Kamil, Raja Lubis selaku perwakilan dari Forum Film Bandung yang juga turut menghadiri acara tersebut mengungkapkan bahwa Preman Pensiun adalah film yang berlatar Sunda dan terasa dekat dengan keseharian orang Sunda: Bandung dan Jawa Barat pada umumnya. Selain itu, Preman Pensiun tetap mempertahankan ciri khas serialnya salah satunya dengan cut to cut dari satu adegan ke adegan lain tanpa menghilangkan konteks adegan itu sendiri. Dan itu sesuatu yang segar dalam perfilman Indonesia.

Pihak produser berharap film arahan Aris Nugraha ini dapat diterima khususnya oleh masyarakat Jawa Barat. Terlebih seluruh pemain adalah asli Jawa Barat dan syuting pun sepenuhnya dilakukan di Jawa Barat. Meski begitu Preman Pensiun pun tetap bisa dinikmati oleh masyarakat di luar Jawa Barat karena film tetap menggunakan bahasa Indonesia.

Para Pemeran Preman Pensiun berfoto bersama seusai Gala Premiere yang berlangsung di XXI Ciwalk pada 12 Januari 2019/via MNC Pictures

Kamu yang penasaran dengan Preman Pensiun, tandai kalender kamu karena film ini akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 17 Januari 2019. Tong hilap nya!



 

Sabtu, November 24, 2018

Daftar Lengkap Pemenang Festival Film Bandung Ke-31 Tahun 2018, The Flower Power

4:44 PM
(I) Pemenang Serial Televisi dan Naraserial Televisi








(II) Pemenang Film Televisi dan Narafilm Televisi Terpuji





(III) Pemenang Film dan Narafilm Terpuji
















(IV) Penghargaan Khusus




(V) Lifetime Achievement Award