Selasa, Agustus 11, 2015

Catatan Film Impor Festival Film Bandung 2015



Oleh Ardityo Danoesoebroto, S.Si., M.T.  
(FORUM FILM BANDUNG)


Festival Film Bandung 2015, menilai 163 judul film impor yang beredar di bioskop bandung periode 1 Agustus 2014 – 31 Juli 2015, yang terdiri dari film-film produksi dari Amerika/Eropa, India, China, dan Korea yang di produksi antara tahun 2012 sampai 2015.

Tidak murni film-film impor yang diputar di Indonesia adalah film-film baru atau yang kemudian saya sebut International premiere movies, yang artinya film-film itu diputar diseluruh dunia hampir bersamaan di hari/minggu/bulan yang sama bahkan beberapa judul premiere lebih awal di Indonesia dibandingkan di negara asalnya, ini dikarenakan apresiasi dan antusias penonton lebih banyak di benua non-amerika dan non-eropa. Adapun film-film impor yang masuk ke Indonesia adalah film-film lama atau saya sebut local premiere movies, yang artinya film-film itu sudah produksi tahun 2012-2013 untuk mengisi kekosongan film impor di dalam negeri di tahun 2014/2015, tetapi biasanya film-film produksi lama ini adalah merupakan produksi distributor independen bukan dari jaringan distribusi MPAA (Motion Pictures Association of America, seperti Universal Pictures, Marvel Studios, Warner Bros. Pictures dan lain sebagainya) sehingga dari pembiayaan pendistribusian untuk diputar di seluruh dunia pun terbatas di negara-negara tertentu dan jika ada keuntungan lebih, baru setelah itu akan masuk ke negara lain lagi sehingga tidak serentak di seluruh dunia dan menyebabkan film-film tersebut sudah tersedia di internet dan bisa di download atau di penjualan DVD bajakan di emperan yang menyebabkan film-film tersebut kurang diminati untuk di tonton di bioskop.

Dari 163 judul film yang diamati film produksi lama (2012-2013) porsinya terdiri dari 12 judul / 8 % dan produksi terbesar adalah dari tahun 2014 yaitu 100 judul / 61% sedangkan tahun 2015 adalah 51 Judul / 31%. Selain itu seperti tahun sebelumnya kami membagi genre film menjadi 10 jenis genre, dengan jumlah dan persentase masing-masing yang dapat dilihat pada tabel 1.

Tabel 1. Pengelompokan Film Berdasarkan Genre
No.
Jenis Genre
Jumlah/persen judul
 1
Genre Laga
30 Judul / 18 %
2
Genre Drama
24 Judul / 15 %
3
Genre Komedi
15 Judul / 9 %
4
Genre Animasi
16 Judul / 10 %
5
Genre Horror
18 Judul / 11 %
6
Genre Kejahatan
14 Judul / 9 %
7
Genre Petualangan
13 Judul / 8 %
8
Genre Sci-Fi
13 Judul / 8 %
9
Genre Thriller
13 Judul / 8 %
10
Genre Romansa/Percintaan
7 Judul / 4 %

Total
163 / 100 %
Berdasarkan hasil pengelompokan film, film bergenre laga, drama, komedi, animasi dan horror menduduki posisi 5 teratas sebenarnya pengelompokan ini agak sedikit subjektif karena ada pun film Sci-fi yg memiliki unsur komedi atau film genre kejahatan yang memiliki unsur drama dan seterusnya. Tetapi kami mencoba mengelompokan berdasarkan genre yang paling menonjol dari film-film tersebut.


Sebagai perbandingan dengan pengamatan tahun-tahun sebelumnya (2011-2012, 2012-2013, 2013-2014 dan 2014-2015)  diberikan dalam bentuk grafik pada gambar 1 untuk 5 (lima) genre tertinggi. Pada grafik tersebut dalam 4 tahun periode pengamatan terakhir film-film dengan genre laga dan drama selalu menempati posisi teratas untuk menjadi pilihan para distributor film untuk memutar film-film di indonesia dan untuk 3 genre terakhir yaitu genre komedi, animasi dan horror mengikuti dengan persentase yang masing-masing cukup dekat. Grafik pada gambar 2 diberikan total jumlah film yang beredar dalam 1 periode pengamatan untuk pengamatan 4 tahun terakhir. Pengamatan periode tahun ini (2014-2015) adalah terbanyak sepanjang masa dengan 163 judul naik 3 judul dari tahun lalu yang hanya 160 judul.

 
 Gambar 1. Grafik Pengamatan Film Impor yang dipecah dalam 5 genre tertinggi dalam 4 tahun terakhir periode pengamatan.






Gambar 2. Grafik jumlah total pengamatan film impor dalam 4 tahun terakhir periode pengamatan.


Setiap tahunnya Forum Film Bandung yang menyelenggarakan Festival Film Bandung, memilih sejumlah film-film impor yang menurut pengamatan para juri/pengamat adalah terpuji dan layak untuk ditonton oleh masyarakat bandung dan se-antero Indonesia. Film-film impor dinilai tidak seperti film-film Indonesia, film-film Indonesia dinilai berdasarkan unsur-unsurnya seperti penata artistik, penata kamera, penulis skenario, pemeran-pemeran utama dan pembantu dan lain sebagainya tetapi film impor dinilai secara keseluruhan secara satu kesatuan utuh film. Bagaimana para pengamat menilai film-film ini? tentu ada kriteria-kriteria, antara lain seperti ini :
1)    Jalan cerita film yang dapat menggiring logika sehingga menjadi potret kehidupan manusia atau mungkin memanipulasi logika sehingga kita merasa dibawa kedunia lain atau alam lain.
2)    Para pemeran di dalam film mampu menghidupkan jalan cerita dan mampu membawakan dan bersenyawa dengan karakternya sehingga merupakan cerminan refleksi dinamis dari tokoh yang diperankannya.
3)    Pengambilan gambar dan pergerakan kamera yang baik sehingga membangun dan membentuk gambar yang seolah dapat bertutur atau berbicara sendiri sehingga memperkuat jalinan cerita dan penokohannya.
4)    Unsur-unsur dari aspek pendidikan (misalnya : film mengedukasi penonton), kontrol sosial (misalnya : film sesuai dengan budaya bangsa Indonesia), pesan moral (misalnya : Film menyadarkan penonton untuk tidak merusak lingkungan) dan aspek-aspek lainnya yang positif.
5)    Kriteria-kriteria lain juga dipertimbangkan seperti editing, musik, latar belakang, dan lain sebagainya sehingga mampu membangun dan menciptakan suasana jalan cerita yang sinergis.   

jika kriteria-kriteria yang telah disebutkan kurang lebih dapat dipenuhi maka akan kami nobatkan sebagai film import terpuji. Dari 163 judul film impor para pengamat film secara umum telah memilih kandidat-kandidatnya yang telah dikempokkan menjadi 10 genre :
1)      Genre Laga : Hercules, The Equalizer, Fury, Kingsman; The Secret Service, Fast & Furious 7, Mad Max: Fury Road dan Ant-man
2)      Genre Drama : Oldboy, Grace of Monaco, The Judge, The Imitation Game, Foxcatcher, Whiplash, American Sniper, Unbroken, Birdman dan Cinderella.
3)      Genre Komedi : PK, Paddington dan Pixels.
4)      Genre Animasi : The Book of Life, The Big Hero 6, Doraemon; Stand by Me dan Home
5)      Genre Horror : The Taking of Deborah Logan, The Lazarus Effect, dan  Insidious 3
6)      Genre Kejahatan : Escobar: Paradise Lost dan Focus
7)      Genre Petualangan : The Guardians of the Galaxy, Hunger Games: Mocking Jay Part 1, The Exodus: Gods And Kings, The Hobbit: The Battle of The Five Armies dan Insurgent
8)      Genre Sci-Fi : Lucy, Interstellar, Predestinaton, TomorrowLand, dan Terminator : Genisys
9)      Genre Thriller : Night Crawler, Run All Night dan San Andreas
10)  Genre Romansa/Percintaan : Safe Haven, The Best of Me, dan The Age of Adaline

Dari film-film yang telah dipilih secara umum akan disortir kembali dan akan dipilih 12 (dua belas) film impor terpuji, yang akan kami umumkan pada malam anugerah Festival Film Bandung tanggal 12 September 2015. Perlu diketahui bahwa kami mencoba memberi pilihan kepada para penikmat film dari masing-masing genre diatas adalah film-film yang menurut kami layak untuk ditonton berdasarkan genre karena terkadang ada beberapa orang yang menyukai film komedi tetapi tidak menyukai film drama atau hanya menyukai film Sci-fi dan seterusnya, disini kami memberikan  pilihan. Tetapi dalam pemilihan pemenang film impor terpuji, salah satu genre bisa terdapat 2 atau 3 pemenang, atau bisa saja dari salah satu genre tidak terdapat pemenang, sehingga bukan berarti dari setiap genre ada pemenang  tujuan pengelompokan hanya semata untuk memberikan pilihan yang lebih luas dan memberikan rekomendasi dari masing-masing genre film-film itulah yang terpuji dan layak di apresiasi.  

Ardityo Danoesoebroto, Ssi, MT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar