Sabtu, Juni 28, 2014

Transformers : Age Of Extinction, Sequel yang terlalu panjang... terlalu banyak visual efek... skenario yang miskin dan terpecah-pecah



Oleh Ardityo Danoesoebroto, S.Si., M.T.  
(FORUM FILM BANDUNG)

My Rating : 5.9/10



 Transformers : Age Of Extinction Movie Poster

Film ini mengambil waktu empat tahun setelah peristiwa film ketiga (Transformers : Dark Of The Moon). Chicago hancur dan Pemerintah AS berada pada posisi untuk berburu setiap Transformers/robot yang baik (Autobots) ataupun yang jahat (Decepticons) dari muka bumi, pemerintah merasa bahwa mereka berdua ancaman bagi kemanusiaan. CIA telah membuat kesepakatan dengan transformer antagonist a.k.a Bounty Hunter (Lockdown) untuk mempreteli setiap transformers dan menemukan "Optimus Prime" karena para pencipta mempunyai urusan yang belum selesai dengan Optimus Prime. Juga KSI (Kinetic Sciences Institute) telah menciptakan transformers mereka sendiri dengan sisa transformers yang sudah mati dan sekarang mereka telah membangun sebuah mesin tempur transformers yang lebih baik dan lebih unik. Selanjutnya semua Autobots bersembunyi dan menunggu kembalinya supremo mereka Optimus Prime. Pemeran utama baru kita adalah Cade Yeager (diperankan oleh Mark Wahlberg) yang adalah seorang penemu/inventor yang pada suatu hari tidak sengaja menemukan Optimus Prime yang rusak berat. Setelah itu film ini ber-roller-coaster nonstop adegan laga, ketegangan dan segala sesuatu yang diharapkan dari franchise transformers ini.

The Main Antagonist : Lockdown

Mark Walhberg & Bumblebee 2014 Camaro Concept

Keberhasilan terbesar dari film ini adalah pertama, Adegan laga yang luar biasa dan benar-benar memiliki shot yang lebih lebar dibanding film sebelumnya dan anda benar-benar dapat melihat dan merasakan skala besar dari robot-robot raksasa itu secara rinci dan detail. Kedua, karena memiliki Mark Walhberg, yang terbukti menjadi jauh lebih masuk akal daripada Shia LaBeouf pernah ada dalam tiga film terakhir. Wahlberg bersinar di setiap adegan penuh laga dari film ini dan ditambah dengan genangan efek visual, adegan Walberg tidak diragukan lagi adalah ujung tombak terbesar dari film ini.

The Autobots

Jika ada keberhasilan adapun kegagalannya, kegagalan terbesar Transformers 4 adalah penulisan skenario yang benar-benar miskin dan tidak terarah. Para aktor dan aktris adalah baik tetapi tidak ada bahan yang cukup baik bagi mereka untuk bekerja dan mengembangkan diri. Pesona yang spektakuler dari Mark Wahlberg membuktikan bahwa ia menjadi salah satu keuntungan terbesar dari film ini tetapi pesona tersebut tenggelam akan skenario yang amat sangat jelek  bin mengerikan buruknya itu. Sulit untuk membayangkan bahwa film tersebut dengan anggaran estimasi produksi  $165,000,000 bisa kehilangan akal dan kecerdasan sehingga seluruh durasi dua jam 45 menit itu berjalan anda akan menemukan diri anda bertanya-tanya berapa lama lagi anda bisa bertahan menatap layar sambil berharap sesuatu yang masuk akal selain special efek yang muncul dan menyelamatkan film yang mulai dinilai sebagai kumpulan special efek sampah tanpa adanya akal dan kecerdasan.

,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar