Minggu, Oktober 22, 2017

Para Pemenang Film Impor Terpuji Festival Film Bandung Ke-30 Tahun 2017

Para Pemenang Film Impor Terpuji FFB 2017
Mengapa Terpuji?


Oleh Ardityo Danoesoebroto Ssi. M.T. 
Ketua Pengamatan/Juri Film Impor

Berikut adalah 14 film impor terpuji beserta alasannya mengapa terpuji edisi Festival Film Bandung Ke-30 Tahun 2017, memang agak berbeda penyelenggaraan kali ini karena pemenangnya adalah terbanyak sepanjang penyelenggaraan FFB. Khusus tahun ini kami memberi pujian pada 14 film impor yang disortir dari 40 judul Film impor pilihan pengamat dari 184 judul sepanjang periode pengamatan (1 Agustus 2016 – 31 Juli 2017) .  


1.      Hacksaw Ridge / R / 2016 / [Biografi Perang Terpuji]
Sutradara : Mel Gibson
Produksi : Cross Creek Pictures, Demarest Films, Pandemonium Films, Permut Presentations & Vendian Entertainment

Hacksaw Ridge
adalah film yang disutradarai oleh Mel Gibson yang menggiring para penonton pada pertempuran berdarah di Okinawa dari perspektif Desmond Doss (Andrew Garfield), seorang dokter/medis perang yang pemberani, Hacksaw Ridge barangkali mungkin adalah film perang terbaik sepanjang masa mengapa? karena penyatuan kisah nyata perang dengan cerita pribadi yang hubungannya sangat erat dan gigantis, Gibson mampu dengan lihai mensinergikan peristiwa makroskopik dan mikroskopis, makroskopik disini adalah sejarah Pertempuran Okinawa dan mikroskopis-nya adalah kehidupan pribadi Desmond Doss dan kisah fenomenalnya sebagai dokter/medis perang yang dengan keberanian seorang diri menyelamatkan lebih dari 75 rekan-rekannya dalam kondisi secara konstan ditembaki musuh.


Bagi yang sudah menyaksikan film ini, pasti akan merasa dipengaruhi dan diaduk-aduk perasaannya dengan cara yang tidak biasa karena Desmond Doss adalah seorang pengikut kristen yang kuat, menaati 10 perintah Allah dan perintah ke-6 adalah larangan terhadap pembunuhan. Desmond Doss bergabung menjadi tentara dan dikirim ke medan perang tanpa membawa senjata dalam bentuk apapun karena tujuannya adalah menyelematkan nyawa, bukan mengambil nyawa dan ini dengan mantap dikisahkan dengan baik oleh Gibson.

Film Hacksaw Ridge adalah film terpuji kami yang pertama, film Biografi Perang Terpuji FFB 2017, karena alasan balutan kisah perang yang berdarah di Okinawa dengan kisah seorang medis/dokter perang yang fenomenal sekali.

2.      Dunkirk / PG-13 / 2017 / [Drama Sejarah Terpuji]
Sutradara : Christopher Nolan
Produksi : Syncopy & Warner Bros

Bertemakan sejarah, Film Dunkirk diambil dari kisah pertempuran Dunkirk di perancis yang berlangsung pada tahun 1940. Film ini mengisahkan sebuah misi evakuasi yang sangat massive, menakjubkan dan tragis! yaitu untuk membawa pulang lebih dari 300 ribu tentara Inggris dan sekutu yang terjebak di pantai dan dikelilingi pasukan musuh Nazi-Jerman. Para tentara inggris dan sekutu ini berhasil diselamatkan dengan menggunakan kapal perang, kapal penumpang, kapal pesiar, sampai kapal nelayan. Mungkin dari penjelasan singkat sinopsis terdengar “ah ini cuma film tentang penyelamatan aja, kagak seru dah”, tetapi sebentar dulu, cara sutradara Christopher Nolan menyajikan film ini berbeda dan diceritakan dari 3 perspektif yang berbeda secara non-kronologis.

Cerita pertama adalah tentang tentara yang terperangkap di pantai Dunkirk dan bagaimana mereka mencoba menyelamatkan diri dari kematian dengan mencoba menyelundupkan diri di salah satu kapal agar dapat melarikan diri. Cerita ini berlangsung selama seminggu. Kisah kedua dalam film berfokus pada trio rakyat sipil yang mengambil perahu mereka ke Selat bersama dengan kapal-kapal sipil lainnya di bawah perintah Angkatan Laut Inggris untuk menyelamatkan pasukan yang terdampar di pantai Dunkirk. Cerita ini dipaparkan hanya dalam satu hari saja. Cerita akhir adalah kisah seorang pilot pesawat tempur RAF dalam satu jam perjuangannya untuk menyediakan dukungan untuk orang-orang yang terperangkap di Dunkirk. Nolan melompat kesana kemari dari waktu ke waktu secara tidak kronologis, lalu cerita bergabung kembali semua dalam satu waktu yang sinkron dan menakjubkan.


Dunkirk tidak bercerita tentang salah satu karakter tertentu tapi mengadopsi event evakuasi/penyelamatan itu sendiri sebagai kendaraan film, menghasilkan sebuah pengalaman yang menggunakan karakter untuk menggambarkan peristiwa daripada peristiwa untuk menggambarkan karakter. Ini disajikan melalui adegan-adegan yang berlangsung di berbagai tahap evakuasi di darat, udara dan laut, menciptakan suasana yang unik untuk masing-masing kisah evakuasi/penyelamatan, tetapi berpuncak pada kesimpulan akhir yang sama.

Film Dunkrik dengan kisah 3 perspektif yang non-kronologis untuk menuju satu kesimpulan akhir ini menjadikan film tentang survival/evakuasi paling tragis sepanjang masa ini dinobatkan sebagai film Drama Sejarah Terpuji FFB 2017, Congratulations Nolan!  

3.      Dangal / PG / 2016 / [Drama Biografi Terpuji]
Sutradara : Nitesh Tiwari
Produksi : Aamir Khan Productions  & Walt Disney Pictures

Dangal
(Arena Gulat) adalah sebuah drama biografi olahraga yang didasarkan pada kehidupan nyata seorang pegulat india bernama Mahavir Singh Phogat (Aamir Khan) dan kedua putrinya – Geeta (Fatima Sana Shaikh) dan Babita (Sanya Malhotra), yang berkisah pada kejayaan mereka yang berhasil mempersembahkan medali pada Commonwealth Games 2010.

Barangkali sudah dapat dipastikan bahwa sebuah film gulat akan membuat anda berada di ujung tepi tempat duduk anda, tetapi siapa yang sangka dapat membawa gelinang air mata di pipi anda. Hanya saja film Dangal yang dapat melakukan keduanya dalam dosis yang massively besar. Dari adegan pembuka hingga adegan klimaks, inilah salah satu film yang berhasil akan membuat anda terpaku pada layar, apalagi adegan bertarung gulatnya yang dilakukan secara superb dan difilmkan secara indah akan semakin ingin menghempaskan diri anda dari kursi anda duduk.


Tanpa banyak cerita dan bertutur seperti film terpuji sebelumnya, Film Dangal adalah film india satu-satunya dalam list kami sebagai film Drama Biografi Terpuji FFB 2017, karena kisah yang memukau tentang kehidupan dan perjuangan seorang mantan pelatih pegulat Mahavir Singh Phogat dan kedua putrinya Geeta & Babita yang mengikuti jejaknya dan menjadi pegulat kelas dunia. 

4.      Arrival / PG-13 / 2016 / [Fiksi Ilmiah Terpuji]
Sutradara : Denis Villeneuve
Produksi : Lava Bear Films, FilmNation Entertainment & 21 Laps Entertainment

Louise Banks (Amy Adams) adalah seorang linguis yang mengajar di sebuah perguruan tinggi. Suatu hari, dua belas raksasa pesawat luar angkasa mendarat di lokasi acak di seluruh dunia. Keahlian Louise membuatnya menjadi persyaratan pemerintah A.S untuk merekrutnya beserta ahli matematika Ian Donnelly (Jeremy Renner) untuk mencoba memecahkan kode serta menerjemahkan bahasa alien yang digunakan makhluk-makhluk yang ada di dalam pesawat ruang angkasa untuk mencegah perang global. Tidak seperti film-film invasi alien yang umumnya kita tahu dimana terjadi pertumpahan darah antara alien dan manusia. Film Arrival berfokus pada perjuangan manusia untuk berkomunikasi dengan makhluk alien (yang dijuluki "Heptapods"), dan apa akibatnya jika kode dan bahasa alien disalahartikan. Semua proses kisah menerjemahkan kode dan bahasa alien dalam film ini terasa seperti disatukan layaknya sebuah karya seni, pertunjukan, dialog, sinematografi, skenario, pengeditan dan penyutradaraan yang semuanya membentuk satu kesatuan yang tersegmentasi secara elegan. Ini adalah prestasi yang menakjubkan dari pembuatan film ini.


Yang membuat film ini fenomenal adalah bahwa Arrival sesungguhnya hanya bercerita tentang alien yang ingin berkomunikasi dengan manusia, itu saja tetapi kemudian berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar dari yang diharapkan. Mulai dari bahasa alien yang benar-benar functional dan proses terjadinya serangkaian peristiwa dan bagaimana peristiwa ini bergerak satu-persatu dan mengikat semuanya dengan rapi diseputar karakter utamanya. Arrival adalah film yang terasa thrilling tetapi dalam cara yang unik, dan ketika selesai anda akan membahasnya dengan keluarga/teman atau merenungkan film itu bukan karena aliennya tetapi sisi kekuatan emosional kemanusiaannya.

Arrival, adalah pemenang tunggal genre fiksi-ilmiah periode ini mengalahkan film-film lain seperti Passengers & Star Wars: Rogue One, karena Arrival bukan eksplorasi terhadap makhluk asing, tetapi eksplorasi pada apa yang membuat kita manusiawi, dan aspek positif dan negatif yang terkait dengan kemanusiaan itu.

5.      Hidden Figures / PG / 2016 / [Drama Biografi Kesejarahan Terpuji]
Sutradara : Theodore Melfi
Produksi : Levantine Films, Chernin Entertainment & Fox 2000 Pictures

Film ini berlangsung di tahun 1960-an dimana seksisme dan diskriminasi rasial masih sangat tinggi. Ada ketakutan terhadap Uni Soviet karena mereka sudah memiliki teknologi untuk mengirim astronot ke luar angkasa, meski masih ada harapan bagi Amerika. Ini adalah kisah nyata yang berkisar pada tiga wanita Afrika-Amerika yang sangat cerdas - Katherine Johnson (Taraji P. Henson), Mary Jackson (Janelle Monáe) dan Dorothy Vaughan (Octavia Spencer) yang semuanya bekerja untuk program NASA. Mereka adalah otak dibalik peluncuran astronot John Glenn (Glen Powell).
Berulang kali simulasi peluncuran roket Amerika ke luar angkasa gagal dan gagal lagi sampai ke titik frustasi dan ketiga wanita tersebutlah yang berhasil menjadikannya kenyataan tetapi tak berujung mudah bagi mereka karena mereka hidup di dunia di mana warna kulit mereka menentukan siapa mereka, walaupun mereka itu sangat cerdas.


Film ini adalah mahakarya, bukan saja karena berdasarkan kejadian nyata, tapi juga karena banyaknya motivasi di dalamnya. Saya menemukannya begitu dalam dan nyata. Selain motivasi yang begitu dalam dan nyata, pesan utama film ini pun begitu dalam yaitu bahwa janganlah pernah menyerah pada impian anda, bahkan saat orang lain mengatakan bahwa anda tidak bisa. Dalam film ini ketiga wanita itu terlihat melampaui jenis kelamin dan warna kulitnya, mereka lebih fokus untuk membangun karakter positif daripada negatif, yaitu dengan melawan penindasan/seksisme/rasisme dengan kerja keras, pemikiran cerdas, dan ketekunan - bukan kekerasan dan kebencian, betul?, dan kami yakin betul, Hidden Figures layak mendapat slot dalam 14 film terpuji FFB 2017 sebagai Drama Biografi Kesejarahan Terpuji bukan karena semata-mata pesan moralnya tetapi juga sebuah bentuk penghormatan kepada pemikir-pemikir jenius yang terlupakan atau yang berada dibelakang layar atas prestasi mereka yang sangat membanggakan.

6.      Logan / R / 2017 / [Drama Laga Terpuji]
Sutradara : James Mangold
Produksi : Marvel Entertainment, TSG Entertainment & Twentieth Century Fox Film Corporation

Logan
disutradarai oleh James Mangold dan dibintangi oleh Hugh Jackman yang berperan sebagai Wolverine untuk terakhir kalinya. Film Wolverine ini merupakan yang pertama dan terakhir dengan rating R, Logan bukan hanya fantastis melainkan fenomenal.


Ceritanya diset di masa depan tetapi tidak terlalu jauh, di masa itu mutan mulai menipis jumlahnya. Mereka telah meninggal atau diburu. Daya penyembuhan Logan (Hugh Jackman) tidak secepat dulu. Dia sudah tua, letih dan juga merawat profesor X (Patrick Stewart) di tempat persembunyian di perbatasan Meksiko, disertai oleh Caliban (Stephen Merchant). Tapi usaha mereka untuk bersembunyi dari dunia terganggu saat kekuatan gelap tiba di depan pintu rumah mereka untuk mencari seorang gadis kecil. Gadis kecil ini kemudian dikenal sebagai X-23, mutan muda yang dilengkapi dengan kemampuan penyembuhan dan adamantium yang sama seperti Wolverine.

Film ini emosional, unik dan menyentuh, sangat jauh dari apa yang film X-Men pernah kita lihat sebelumnya. Film ini benar-benar menjadi klimaks dan membuat penonton terperangah, berdecak kagum, bahkan berakhir dengan haru. Adegan terakhir film ini membuat anda ingin menangis. Segala sesuatunya benar-benar melekat bersamaan dan menciptakan hati yang berdebar-debar dari tepi kursi anda, anda memberi penghormatan terakhir untuk Hugh Jackman saat dimana ia akan pensiun dari peran tersebut untuk selama-lamanya.

Bisa dibilang Logan adalah film Wolverine terbaik yang pernah ada dan hampir tak mungkin di-remake lagi, karakter Hugh Jackman sebagai Wolverine akan selalu dikenang selama 17 tahun dia berperan sebagai si cakar adamantium, dan tak tergantikan, semua merasa kehilangan tetapi semua itu harus berakhir dan sebagai penghormatan terakhir kami film Logan layak mendapat predikat film impor terpuji kategori Drama Laga Terpuji, FFB2017.

7.      Moana / PG / 2016 / [Animasi Petualangan Terpuji]
Sutradara : Ron Clements & John Musker
Produksi : Walt Disney Animation Studios & Walt Disney Pictures

Film Moana adalah kisah tentang anak perempuan bernama Moana (Auli'i Cravalho) yang merupakan anak puteri dari kepala suku sebuah pulau yang sedang sekarat. Dia menentang aturan-aturan yang ditetapkan kepala suku dan dengan inisitif sendiri berlayar keluar dari pulau tersebut untuk mencari seorang DemiGod/SemiGod bernama Maui (Dwayne Johnson) yang memiliki kekuatan semi-dewa untuk mengatur segala sesuatunya menjadi benar.


Animasi dan corak seni di Moana adalah sangat spektakuler. Ada sesuatu yang sangat memikat hati dan indah untuk dinikmati, tingkat kedetailan gambar sangat mempesona. Ada begitu banyak detail mengesankan di setiap adegan, dan terlihat sangat nyata. Saya sangat terkesan dengan cara mereka menggambar karakter-karakternya. Karakter utama Moana benar-benar berani, tangguh, kuat dan karismatik sedangkan sang DemiGod/SemiGod si Maui sangat pemarah, pesimistis tetapi memikat dan menyenangkan. Mereka adalah pasangan yang bagus dan kompak. Selain itu Moana juga memiliki beberapa dialog bagus yang membuat film terus berdetak konstan, dibantu dengan adegan-adegan laga, petualangan dan nyanyian yang mendukung sehingga menghasilkan cerita yang baik.

Setiap tahun Forum Film Bandung pasti mengapresiasi film-film animasi, salah satunya untuk tahun ini adalah film Moana, yang merupakan film animasi terpuji pertama dari dua film animasi yang masuk list terpuji, yang lainnya adalah Your Name A.k.a Kimi no na wa. yang diurutan no. 10.

8.      Snowden / R / 2016 / [Thriller Terpuji]
Sutradara : Oliver Stone
Produksi : Endgame Entertainment, Vendian Entertainment & KrautPack Entertainment

Film ini berjudul Snowden, dibintangi oleh Joseph Gordon Levitt. Film ini berkisah tentang agen CIA bernama Ed Snowden yang membocorkan rahasia CIA ke publik melalui wartawan internasional. Film ini memiliki alur & tutur cerita yang ke depan dan ke belakang dan sangat asyik flownya rasanya seperti minum Affogato, nikmat gan!. Cerita dimulai dari masa sekarang lalu flashback ke masa sebelumnya lalu kembali lagi ke masa sekarang dan flashback lagi dan diakhiri dengan keberadaan Ed Snowden di Rusia.


Awal kisah Snowden diawali dengan bertemu wartawan, Glenn Greenwald (Zachary Quinto) dan Ewen MacAskill (Tom Wilkinson) dari surat kabar The Guardian, serta pembuat film dokumenter, Laura Poitras (Melissa Leo). Keempatnya bertemu di sebuah hotel mewah di Hongkong pada tahun 2013. Di sanalah Ed Snowden membocorkan rahasia pemerintah US/informasi NSA yang dipegangnya selama ini. Bisa dikatakan film ini menceritakan awal mula perjalanan Ed Snowden dari mulai masuk CIA hingga membocorkan rahasianya. Banyak adegan kegiatan CIA yang diceritakan akan membuat anda berpikir kembali bahwa privasi di jaman sekarang adalah sesuatu yang mustahil jika terkoneksi dengan Internet. Melalui internet, semua data bisa diketahui dan semua bisa terkuak.

Dari sudut akting dari tokoh utama pemeran Ed Snowden (Joseph Gordon Levitt) adalah bagus pake banget, Joseph Gordon Levitt berperan lebih dari baik. Upayanya tidak saja meniru secara perawakan dan suara, tetapi memberikan kedalaman yang cukup dan pas. Dan pada akhirnya ia tidak hanya sekedar sebuah copy-cat tetapi benar-benar menjelma sebagai Edward Snowden, yang efektif menggerakkan ritme film.

Sang Sutradara Oliver Stone memaparkan fakta tentang Ed Snowden adalah sangat mencengangkan. Bisa dikatakan bahwa tidak ada yang menyimpang atau dikorbankan demi nilai hiburan, semua dalam film menunjukkan maksud sebenarnya, tetapi tetap menjaga ranah cerita agar tidak menginspirasi aktivisme.

Para pengamat menaruh perhatiannya untuk film ini walau banyak pula kekurangannya, point of interest kami timbul karena film ini berbeda dengan film biopik yang lain sudah mendapat predikat terpuji, alasan masuk list 14 film terpuji FFB 2017 karena merupakan film biografi dengan sentuhan kekinian dengan penjelmaan Joseph Gordon Levitt yang ciamik sebagai Ed Snowden dan cerita yang mencerminkan maksud sesungguhnya dan terasa mencengangkan di berbagai level.      

9.      Silence / R / 2016 / [Petualangan Kesejarahan Terpuji]
Sutradara :
Martin Scorsese
Produksi : Cappa Defina Productions, CatchPlay, Emmett/Furla/Oasis Films (EFO Films), Fábrica de Cine & IM Global

Kekristenan pertama kali diperkenalkan di Jepang pada abad ke-16 oleh misionaris Eropa, yang pada awalnya meraih kesuksesan dalam memenangkan orang-orang yang baru untuk masuk ke agama mereka. Tetapi Setelah 1620, Keshogunan Tokugawa Jepang mengeluarkan sebuah dekrit yang melarang kekristenan, yang kemudian pihak berwenang Jepang memulai sebuah kampanye penganiayaan yang kejam terhadap agama baru tersebut. Misionaris asing dilarang memasuki negara tersebut, dan petobat Jepang dipaksa untuk meninggalkan iman baru mereka dan jika mereka menolak akan dijatuhkan penyiksaan atau eksekusi. Satu-satunya orang luar yang diizinkan memasuki Jepang adalah pedagang Belanda, dan mereka hanya ditoleransi dengan pengertian ketat bahwa mereka tidak melakukan dakwah.


"Silence" adalah sebuah film tentang dua imam katolik, Rodrigues (Andrew Garfield) dan Garupe (Adam Driver) yang memulai sebuah misi untuk menemukan mentor senior mereka, yang bernama Ferreira (Liam Neeson) telah diduga menyatakan murtad, dan untuk menjustifikasi kebenaran itu mereka berangkat ke jepang. Di masa itu negara Jepang adalah negara tertutup dan tengah dalam upaya untuk menekan ajaran Kristen dengan menganiaya para misionaris maupun umatnya. Mereka menemukan beberapa orang Jepang atau Kirishitan (Kristen tersembunyi) yang berpegang teguh pada agama Kristen, dan bagi mereka yang dapat menangkap penganut Kristen, misionaris, atau pastor akan diberikan imbalan uang. Kedengarannya seperti film yang sederhana dan manipulative, bukan? Jawabannya bukan…., film ini menyentuh anda dengan cara yang berbeda. Ada cerita mendasar tentang keimanan di lingkungan dimana keimanan itu tidak diterima, dan ini diuji hingga batasnya.

Film Silence dianggap terpuji karena film ini tidak ditargetkan secara khusus kepada sekelompok orang, juga tidak manipulatif dan tidak berkhotbah atau menggurui. Justru sebaliknya, menempatkan anda di posisi yang sulit, menempatkan anda di tempat di mana anda benar-benar harus memikirkan bagaimana anda menangani iman dan apa itu keyakinan pada akhirnya. Saya belum pernah melihat sebuah film di mana seorang pria berjuang untuk menjaga keyakinannya dan membuat saya begitu tergerak dan sesak. Akhir kata saya percaya orang bisa menemukan sesuatu tentang film ini, film ini tidak memberi tahu apa yang harus dipercaya atau tidak atau apa yang salah dan benar.

10.  Your Name A.k.a Kimi no na wa / PG / 2016 / [Animasi Fantasi Terpuji]
Sutradara : Makoto Shinkai
Produksi : Amuse, The Answer Studio, CoMix Wave Films & East Japan Marketing & Communications Inc.

Your Name, yang juga dikenal sebagai Kimi no na wa, adalah film anime yang disutradarai oleh Makoto Shinkai dan ini didasarkan pada buku yang ditulis olehnya sendiri. Menceritakan tentang seorang anak laki-laki SMA bernama Taki (Ryûnosuke Kamiki), yang tinggal di Tokyo dan mengalami keajaiban yang aneh, yaitu mulai beralih/bertukar badan berulang kali dengan seorang gadis SMA bernama Mitsuha (Mone Kamishiraishi) yang tinggal di pedesaan. Keduanya belajar satu sama lain melalui smartphone masing-masing ketika bertukar badan mereka saling membuat diary dan ujung-ujungnya mereka bersatu dan bekerja sama untuk menghentikan sesuatu bencana besar.

Film ini mungkin tampak seperti situasi bertukar-tubuh yang komedi romantis. Tapi anda salah dan akan mengejutkan anda bagaimana secara mendalam film ini menggali sampai relung hati terdalam. Pengisahan cerita di sini adalah top-notch, karena anda mengerti problemnya, konfliknya pokoknya segalanya, tapi bila anda memikirkannya, konsepnya akan sangat membingungkan, namun karena pengarahan cemerlang dari Shinkai, entah bagaimana membingungkannya akhirnya dapat dimengerti.

Film ini memiliki dampak yang sangat kuat bagi para penontonnya. Shinkai menggabungkan fantasi-fiksi ilmiah dan drama untuk mengisahkan kasih sayang, cinta, dan ketegangan. Secara bentuk Your Name sangat kompleks. Memainkan plot yang maju dan mundur dan menghubungkannya perlahan tapi sangat menafsukan dalam artian yang menyenangkan. Anda tidak pernah bisa menebak apa pun di film ini karena Shinkai membungkus cerita dengan rapi dan mengeksposenya pada waktu dan struktur yang tepat. Semua yang anda dapatkan hanya tubuh anda terhempas dari kursi bioskop karena mengetahui betapa indah dan twisting-story-telling ceritanya. Ini adalah salah satu film paling original untuk periode ini, dan originalitasnya seperti mengikat para penontonnya dengan kenangan dan gagasan visionernya.


Film ini dianggap terpuji karena berhasil dengan cepat membangun karakter-karakternya beserta moral-moral mereka, sekaligus menciptakan keterikatan antara karakter-karakternya dan penonton. Film tersebutpun berhasil berubah kecepatan bertutur dan arahnya begitu cerita/hal-hal mulai berulang, memungkinkan perhatian penonton untuk selalu memahami film dan menginginkan lebih dan lebih. Fantasi film berputar nikmat membuat hal-hal menjadi segar dan mencegah film jatuh ke dalam potongan-potongan klise kehidupan.

11.  Sully / PG-13 / 2016 / [Drama Biografi Terpuji]
Sutradara : Clint Eastwood
Produksi : RatPac-Dune Entertainment, Village Roadshow Pictures & Warner Bros.

Sully adalah biopic tentang, pilot Chesley 'Sully' Sullenberger (Tom Hanks). Sully & Co-Pilot Jeff Skiles (Aaron Eckhart) yang tidak punya pilihan selain mendaratkan pesawat US Airways Flight 1549 di sungai Hudson. Hal ini disebabkan karena adanya kegagalan mesin ganda. Terlepas dari semua ini, Kapten Sully & Co-pilot Skiles menyelamatkan nyawa 155 penumpang di dalam pesawat. Ini karena keputusan terakhir yang tidak lazim oleh Sully, untuk mendaratkan pesawat di sungai Hudson. Kapten Sully dianggap sebagai pahlawan oleh publik Amerika Serikat. Namun, tidak demikian halnya dengan otoritas penerbangan atau Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB). Menurut NTSB, yang telah memeriksa kondisi dan reruntuhan pesawat, dan berdasarkan keterangan para teknisi pabrik US Airways, seharusnya pendaratan darurat di Sungai Hudson itu tidak perlu dilakukan, karena sebenarnya pesawat masih bisa kembali dan mendarat darurat di Bandara La Guardia, atau di Bandara Teterboro di New Jersey dengan selamat. Kapten Sully dan ko-pilotnya pun harus disidang untuk mempertanggungjawabkan keputusan mereka.


Film Sully adalah sebuah film dengan gambaran brilliant dan luar biasa tentang seorang pahlawan kehidupan nyata dan mungkin merupakan film tentang aviation yang paling realistis. Film ini inspiring dan penuh emotional, wajar jika para pengamat memasukkan film ini ke list 14 film terpuji untuk tahun ini.  

12.  A Dog's Purpose / PG / 2016 / [Petualangan Terpuji]
Sutradara : Lasse Hallström
Produksi : Amblin Entertainment, Pariah Entertainment Group, Reliance Entertainment & Walden Media

Film ini bercerita tentang seekor anjing yang sedang mencoba untuk mencari tahu mengapa ia eksis. Dia melewati beberapa "kehidupan" reinkarnasi yang berbeda dari berbagai jenis tipe anjing, dan menunjukkan hubungan dekat dan penuh cinta antara sahabat terbaik manusia dan pemiliknya, sampai akhirnya dia menemukan anak laki-laki (sekarang seorang pria) yang pernah menjadi pemiliknya dalam kehidupan pertamanya. Film ini berakhir dengan analisisnya tentang apa tujuan dia hidup kembali berulang-ulang. Dengan twist yang bagus sekali di akhir cerita, tetapi saya gak akan sebutkan/spoiler-kan disini, silahkan nonton sendiri J


Film ini masuk dalam kategori terpuji FFB 2017 karena ada banyak film yang fokus pada dunia anjing tapi bukan tentang apa yang sebenarnya dipikirkan si anjing. A Dog’s Purpose melakukan hal yang sebaliknya, dengan memusatkan perhatian pada anjing dan tempat anjing di dunia. Kisah A Dog’s Purpose ini akan membuat Anda tertawa, menangis dan mempertanyakan tujuan hidup yang sebenarnya. Film ini bertujuan untuk menginspirasi penonton dan dilakukan dengan mengambil karakter utama (Si Anjing) melalui petualangan yang sangat mengharukan & emosional dan panjang yang penuh dengan drama, komedi, dan cinta.

13.  Get Out / R / 2017 / [Horor Misteri Terpuji]
Sutradara : Jordan Peele
Produksi : Blumhouse Productions, Monkeypaw Productions, & QC Entertainment

Chris (Daniel Kaluuya) seorang Afrika-Amerika muda yang pergi dengan pacarnya yang berkulit putih bernama Rose (Allison Williams) untuk menemui orang tuanya (Bradley Whitford dan Catherine Keener) di kampung halaman mereka, dan begitu sesampainya di sana, segala sesuatunya mulai berubah menjadi aneh.


Get Out memang bukan film horror-teror yang murni/straight-forward. Tetapi yang membuat film ini spesial adalah ceritanya yang mind-blowing, penulisan skenario yang amazing dan penyutradaraan yang perfect. Selain itu film ini masuk kedalam kategori terpuji karena hororize-anti-mainstream-nya a.k.a tidak mengikuti rumus pembangunan ketakutan yang bersifat jump scare yang repetitif atau mengulang kembali imagery adegan agar terciptakan ketegangan dan tone yang lain, Melainkan dilakukan melalui sinematografi yang indah dan terkait rapih dengan akting yang cemerlang, penata musik, artistik, pencahayaan dan script yang baik.

14.  La La Land / PG-13 / 2016 / [Drama Musikal Terpuji]
Sutradara : Damien Chazelle
Produksi : Black Label Media, Gilbert Films, Impostor Pictures, Marc Platt Productions, & Summit Entertainment

La La Land, mengisahkan Mia (Emma Stone), yang merupakan salah satu dari sekian orang yang meninggalkan kampung halaman dan pindah ke L.A. untuk mewujudkan cita-citanya menjadi aktris, Ia audisi kesana-kemari sambil menyambung hidup dengan menjadi barista di kedai kopi, sedangkan  Sebastian (Ryan Gosling), adalah seorang pianis jazz yang bercita-cita membangkitkan kembali pure jazz di L.A. dengan membangun sebuah klub jazz sendiri, namun sementara belum kesampaian ia menyambung hidup dengan ngamen di kafe dan ke undangan-undangan. Dua orang ini dengan mimpi-mimpi/cita-cita berbeda tetapi sama-sama kuatnya dan sama-sama tidak memilih untuk tidak go with the flow atau zona nyaman orang pada umumnya, dipertemukanlah mereka dan cinta pun tumbuh di antara keduanya.

Hal yang paling mengesankan tentang film ini, adalah perpaduan tarian antara gaya "Singing’ In The Rain" yang bergaya kuno dengan gaya modern yang sangat berani.
Skor musik yang indah dan lagu-lagu yang ditulis dengan sangat baik. Musik dan tarian adalah perpaduan sempurna bagaikan antara musikal Gene Kelly dan hal-hal yang lebih kontemporer seperti Chicago. Desain produksi/penata artistik membantu dengan warna-warna cerah dan tajam dari dinding bangunan yang lewat dengan gaun Emma Stone. Lagu-lagunya merupakan penghormatan yang tertinggi terhadap musikal klasik - campuran yang matang dari tarian Old School yang anda harapkan dari musikal di era 50-an, dan balada yang menusuk secara sangat emosional. Selain itu film ini mampu merangkul dengan penuh pesona. Mengalir dari dialog seperti puisi. chemistry antara Mia (Emma Stone) dan Sebastian (Ryan Gosling) membuat film ini lebih hidup. Film yang sangat menawan.


Selain musik, tarian, gambar yang menawan dan lain sebagainya ada pesan dalam film ini yang membuat saya ingin memahami isi pesan dari film La La Land. Mengungkapkan bahwa setiap jalan yang kita jalani dalam kehidupan ini akan memiliki penghargaan tersendiri dan kemunduran tersendiri, namun begitu kita membuat keputusan tersebut kita tidak bisa meng-undo apa telah kita putuskan. Jadi, kita harus membuat effort yang maksimal atas keputusan yang telah buat.

Film La La Land adalah drama musikal yang memang saya akui adalah not everyone’s cup of tea, tetapi akan sangat disayangkan film menawan seperti ini tidak kami beri penghargaan atau apresiasi. Walaupun film ini akan sangat memuaskan golongan tertentu tetapi golongan yang tidak menyukainya pun tidak akan keberatan karena memang secara teknis film ini sangat indah.  



,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar