Jumat, Desember 05, 2014

CUKUP SUDAH - Puisi Armantono

Armantono


CUKUP SUDAH


dari bibir mungilmu yang kini bergincu
tak lagi kudengar kisah
petani berpeluh mengolah ladang dan sawah
nelayan menebar jala di laut biru

dari bibir mungilmu yang kini bergincu
kudengar kisah yang asing di telingaku
tokoh-tokoh yang tak kukenal
sibuk menghadapi persoalan yang tak kupahami

sekian lama kau mengurung diri
dalam ruang tanpa pintu tanpa jendela
menciptakan tokoh menjalin kisah
tanpa pijakan tanpa dasar

kini harus kukatakan padamu
cukup sudah
robohkan tembok hancurkan sekat
hapus gincumu pijakkan kaki ke tanah

mari berlari di pematang
menyusuri pantai merasakan sapuan gelombang
mendekap isak tangis dan tawa riang
memeluk gulita malam dan teriknya siang

kini harus kukatakan padamu
cukup sudah
kisah-kisah besar tidak pernah dibangun dari ruang hampa
kisah-kisah besar selalu tumbuh dan berakar dari kehidupan


Jakarta, 26 Januari 2012

foto: www.indonesianfilmcenter.com




Tidak ada komentar:

Posting Komentar