Senin, April 28, 2014

LOCKE, Suspense yang "Hanya" Ditentukan One-Man-Show Dari Tom Hardy

Oleh Ardityo Danoesoebroto, S.Si., M.T.  
(FORUM FILM BANDUNG)

My Rating 7.1/10

Tom Hardy adalah satu-satunya aktor yang muncul di layar. Dia adalah Ivan Locke satu-satunya karakter utama. Semua peran pendukung dan konflik disediakan oleh suara di ujung lain dari panggilan telepon. Film-film tipe seperti ini sedikit jumlahnya karena selain sulit untuk dibuat, karakter utama atau karakter tunggalnya harus akting all-out dan tipe-tipe film seperti ini mempunyai ciri khas sensasi thriller tersendiri. Film One-Man-Show atau One-Character-Movie seperti ini antara lain seperti Cast Away (Tom Hanks, 2000), Buried (Ryan Renolds, 2010), Phonebooth (Collin Farrell, 2002), 127Hours (James Franco, 2010), Wrecked (Adrien Brody, 2010), dan AllIs Lost (Robert Redford, 2013)


Kembali  ke film Locke, film ini adalah anggaran drama budget rendah dari penulis dan sutradara Steven Knight dengan Tom Hardy, pengisi layar tunggal. Ivan Locke (Tom Hardy) adalah seorang manajer konstruksi sukses. Tapi setelah selesai bekerja, ia bukannya pulang ke rumah untuk menonton sepak bola dengan istrinya (Ruth Wilson) dan anak (Tom Holland dan Bill Milner) di Manchester, Ia menuju ke Croydon di London untuk bersama Bethan (Olivia Colman), seorang wanita kesepian yang terlibat cinta-satu-malam dan akan melahirkan bayinya. Sementara mengendarai mobilnya bawah di jalan tol, ia mencoba mengendalikan takdirnya,  mengontrol kehidupan pribadi dan kehidupan profesional melalui sebuah telepon dan bertekad untuk melakukan hal yang menurutnya benar.

Penampilan dan pemeranan tunggal Tom Hardy adalah sangat baik, di saat tenang ia terlihat tenang, di saat kesal dia terlihat kesal tetapi tetap bisa mengendalikan situasi. Dan ada perasaan bahwa aktingnya benar-benar meyakinkan bahwa Ia adalah seorang manager sukses, seorang ayah yang mencintai Istri dan anak-anaknya, seorang lelaki jantan yang penuh bertanggung jawab dan di saat orang lain diujung telepon menyuruhnya untuk melakukan yang lain, dia tetap teguh pada pendiriannya untuk melakukan yang benar dan ditunjukan dengan sangat baik juga dengan aksen Welsh yang tanpa cacat. 


Dari segi penataan kamera dan editing pun top-notch, walau hanya bercerita tentang seseorang didalam mobil sepanjang malam, tetapi pengambilan gambar dari dalam mobil, pinggir, depan, samping, efek lampu jalan pada mobil dan pada pemeran tunggal tidak akan membuatmu bosan. Saya pun menikmati setiap detik film tersebut, dan konflik-konflik dengan pemeran pendukung yang ada di lain ujung telepon membuat saya tegang dan kadang menggelitik.

Jika diantara kalian adalah penikmat one-man-show, one-character-movie atau tipe penyuka film  klaustrophobik, film ini adalah tontonan untuk anda. ,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar